Sabtu, Agustus 13, 2022
BerandaBerita BanjarBonar Ngaku Dibawa Makhluk Halus Penghuni Keramat Seureuh Beureum Gunung Sangkur Banjar

Bonar Ngaku Dibawa Makhluk Halus Penghuni Keramat Seureuh Beureum Gunung Sangkur Banjar

Bonar Ngaku Dibawa Makhluk Halus Penghuni Keramat Seureuh Beureum Gunung Sangkur Banjar

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Sempat hilang selama tiga hari tiga malam, akhirnya Bonar Bonadi Marbun (47) warga Dusun Sukamaju, Desa Mulyasari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar pulang ke rumahnya dalam keadaan selamat, Jum’at (05/01/2018), sekitar pukul 09.00 WIB. Hilangnya Bonar diduga dibawa oleh makhluk halus penghuni keramat Seureuh Beureum yang berada di Gunung Sangkur.

Saat ditemui di rumahnya, Bonar menceritakan bahwa selama hilang, ia mengaku saat itu dibawa oleh sosok wanita cantik yang memakai kain batik, kemudian ia memasuki sebuah jalan yang sangat bersih dan tidak pernah ada sebelumnya hingga akhirnya ia pun masuk ke sebuah alam yang tanpa diketahui dimana itu. Di sana, ia dikelelilingi banyak wanita cantik berpakaian batik serta banyak pula laki-lakinya.

“Disana sedang diadakan pesta, banyak makanan mulai dari nasi, mie, hingga panggang ayam,” ujar kepada HR, Jum’at (05/01/2018).

Di alam tersebut, Bonar diperlakukan layaknya Sang Raja. Ia disambut oleh semua penghuni yang ada di sana hingga disuguhi berupa makanan-makanan lezat dan minuman segar. Namun, pada saat itu Bonar pun merasa aneh, lantaran ia tidak mengenali bahwa mereka itu siapa. Kemudian ia berjalan dan menuju sebuah bangunan berupa masjid dan berdo’a serta membacakan beberapa kali surat Yasin. Saat membacakan surat Yasin, makanan yang tadinya berupa nasi, mie, dan ayam panggang terlihat berubah menjadi ulat, cacing, dan bangkai. Namun saat tidak membaca surat Yasin makanan tersebut pun kembali terlihat seperti nasi, mie, dan ayam panggang.

“Saya tantang semua makhluk yang ada di sana, sampai kapan saya akan disimpan di sini, kalau tidak saya akan bacakan surat Yasin lagi,” tantangnya kepada makhluk yang ada di alam sana.

Mungkin lantaran tidak mau dibacakan surat Yasin, kemudian salah satu makhluk yang ada di sana mendorong Bonar dan tiba-tiba Bonar pun kembali berada di areal keramat Seureuh Beureum yang berada di Gunung Sangkur tersebut.

“Pada saat itu saya sangat lemas, dan saya sadar kemudian saya pun pulang ke rumah,” terangnya.

Uniknya saat tiba di lingkungan rumahnya, ia merasa sangat kaget ketika keluarga dan masyarakat termasuk aparat Desa Mulyasari serta para petugas dari BPBD, FKPM, ORARI, dan PMI sudah berkerumun. Ia pun kaget saat keluarga bilang bahwa dirinya sudah hilang selama tiga hari tiga malam. Namun menurut Bonar, ia hanya pergi sekitar satu jam.

Seperti diketahui sebelumnya, Bonar hilang saat ia tengah mencari kayu bakar di gunung Sangkur pada Selasa (2/1/2018) sekitar pukul 13.30 WIB. (Hermanto/R4/HR-Online)