Di Ciamis, Jokowi Targetkan Keluarkan 7 Juta Sertifikat Tanah pada Tahun 2018 dan 9 Juta Tahun 2019

Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada acara penyerahan sertifikat tanah yang diberikan kepada sekitar 5000 masyarakat dari Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Tasikmalaya dan Kota Tasikmalaya, di Lapang Lokasana Ciamis, Selasa (16/01/2018) siang. Foto: Tantan Mulyana/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan percepatan sertifikasi tanah hak milik di seluruh wilayah Indonesia. Pada tahun 2018 pemerintah menargetkan mengeluarkan 7 juta sertifikat tanah dan pada tahun 2019 menargetkan 9 juta sertifikat tanah. Langkah itu dilakukan menyusul masih minimnya jumlah bidang tanah hak milik di Indonesia yang sudah bersertifikat.

Presiden Jokowi mengatakan hal itu saat memberikan sambutan pada acara penyerahan sertifikat tanah yang diberikan kepada sekitar 5000 masyarakat dari Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Tasikmalaya dan Kota Tasikmalaya, di Lapang Lokasana Ciamis, Selasa (16/01/2018) siang.

“Pada tahun 2017 atau yang sertifikatnya dibagikan sekarang, pemerintah mengeluarkan sekitar 5 juta sertifikat tanah hak milik. Setiap tahun harus terus meningkat. Tahun 2018 ini harus 7 sertifikat yang dikeluarkan dan tahun depan harus sampai 9 juta sertifikat,” katanya.

Menurut Jokowi, berdasarkan data tahun 2015, dari 126 juta bidang tanah hak milik di seluruh Indonesia, baru sekitar 46 ribu yang sudah bersertifikat. “Berarti sekitar 80 ribu bidang tanah hak milik pada tahun 2015 lalu belum disertifikat. Makanya kita kejar dengan program percepatan sertifikasi tanah ini. Karena pada tahun-tahun sebelumnya, pemerintah hanya mengeluarkan 500 rebu sertifikat tanah hak milik pada setiap tahunnya. Jumlah itu tentunya tidak relevan apabila dibanding dengan jumlah bidang tanah hak milik yang belum disertifikasi,” ungkapnya. (Tantan/R2/HR-Online)

KOMENTAR ANDA