Jembatan Perbatasan Bojongsari-Margasari Banjar Butuh PJU

Jalan di sekitar jembatan perbatasan Lingkungan Bojongsari-Margasari, Kelurahan Bojongkantong, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, yang perlu dipasang PJU. Photo: Muhafid/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Masih minimnya fasilitas penerangan jalan umum (PJU) di sekitar jembatan perbatasan Lingkungan Bojongsari-Margasari, Kelurahan Bojongkantong, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, sangat berpotensi terjadinya kecelakaan lalu lintas maupun digunakan hal-hal yang tidak diinginkan. Warga sekitar pun mengharapkan adanya PJU di lokasi tersebut.

Dari pantuan Koran HR, saat malam hari, meski kondisi jalan di sekitar jembatan yang menikung dan sudah diperbaiki itu gelap, namun sebagian pengguna jalan kerap memacu kendaraannya lebih kencang. Mereka rata-rata kalangan remaja.

Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya kecelakaan, warga setempat berharap agar pemerintah memasang dua PJU. “Kalau malam hari gelap sekali di sini. Padahal, lalu lintas di sini cukup ramai karena jalur utama menuju Pasar Bojongkantong dari wilayah Lakbok, maupun warga Margasari,” kata Kholil Aziz, salah seorang warga setempat, kepada Koran HR, Selasa (26/12/2017) lalu.

Selain untuk menerangi jalan di sekitar jembatan yang cukup rawan kecelakaan, lanjut Kholil, kondisi gelap tersebut juga kerap dimanfaatkan sejumlah remaja untuk minum minuman keras (miras), terutama mabuk komix.

“Kalau hari Minggu pagi biasanya di sekitar bengkel dekat jembatan banyak ditemukan bekas bungkus komix berserakan. Kadang kalau malam juga digunakan berpacaran sama anak-anak remaja. Kalau begini terus kan jadi meresahkan warga sekitar,” ungkap Kholil.

Hal senada juga diungkapkan Adil, warga lainnya. Menurut dia, belum adanya fasilitas PJU diharapkan menjadi perhatian pemerintah guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, khususnya kecelakaan.

“Jalannya sudah bagus, jembatannya juga baru diperbaiki, sekarang tinggal fasilitas pendukungnya, yakni PJU. Syukur-syukur kalau dipasang juga rambu-rambu lalu lintas. Soalnya di sini banyak anak sekolah yang melintas,” harap Adil. (Muhafid/Koran HR)

KOMENTAR ANDA