LCC HUT PDIP ke-45 Tingkat Kabupaten, Kecamatan Pangandaran Raih Tiket Umroh

Wakil Ketua DPC PDIP Kabupaten Pangandaran, dan Ketua TP PKK Kabupaten Pangandaran, berfoto bersama pemenang LCC Kader Posyandu. Photo: Entang SR/HR.

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Peserta perwakilan dari Kecamatan Pangandaran, berhasil meraih juara pertama Lomba Cerdas Cermat (LCC) Kader Posyandu tingkat kecamatan se-Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, yang digelar dalam rangka menyambut HUT Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ke-45, Senin (29/01/2018).

Alhasil, sebagai juara pertama, peserta LCC Kader Posyandu dari Desa Sidomulyo, yang mewakili Kecamatan Pangandaran itu berhak mendapatkan tiket umroh yang telah disiapkan pihak panitia.

Sedangkan, juara duanya diraih peserta perwakilan dari Kecamatan Parigi, dan berhak mendapatkan hadiah uang sebesar Rp.15 juta. Kemudian, untuk juara ketiga diraih tim peserta perwakilan dari Kecamatan Pangandaran, dan mendapatkan hadiah uang sebesar Rp.10 juta.

Isak tangis terjadi saat tim peserta dari Desa Sidomulyo keluar sebagai juara pertama LCC tingkat kabupaten. Sebelumnya, DPC PDIP Kabupaten Pangandaran telah menggelar LCC Kader Posyandu tingkat desa dan kecamatan, yang dilanjut ke tingkat kabupaten.

Hal itu dikatakan Wakil Ketua DPC PDIP Kabupaten Pangandaran, H. Iwan M Ridwan, kepada HR Online, Senin (29/01/2018). “Masing-masing peserta LCC terbaik di tingkat kecamatan berhak ikut di tingkat kabupaten untuk memperebutkan tiket umroh ke Tanah Suci bagi juara pertama,” terang Iwan.

Dalam putaran grand final LCC Kader Posyandu tingkat kabupaten ini diikuti 6 peserta, terdiri dari peserta perwakilan Kecamatan Pangandaran dua tim, peserta dari Kecamatan Padaherang dua tim, dan peserta perwakilan Kecamatan Parigi dua tim.

Di tempat yang sama, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pangandaran, Hj. Ida Nurlela Wiradinata, mengaku bangga dengan diselengarakannya lomba tersebut bagi kader Posyandu.

“Tujuan digelarnya LCC ini tiada lain untuk meningkatkan wawasan pengetahuan kaum ibu atau kader-kader wanita PDIP. Selain itu, lomba ini juga memberikan banyak pengetahuan seputar kesehatan lingkungan, serta hal positif lainnya,” ungkapnya.

Dirinya pun berharap kegiatan tersebut tidak hanya digelar pada saat ada momentum saja, tapi untuk ke depan LCC juga mesti ditingkatlan lagim baik oleh dinas ataupun oleh pihak pemerintah kabupaten.

“Karena dengan LCC, kaum ibu bisa bertambah wawasan, tambah ilmu pengetahuannya, dan secara tidak langsung mengangkat harkat dan derajat kaum hawa. Dengan bertambahnya ilmu pengetahuan, kaum hawa bisa sejajar dengan kaum pria, seperti halnya Rd. Ajeng Kartini,” pungkas Ida. (Ntang/R3/HR-Online)

KOMENTAR ANDA