Selasa, Agustus 9, 2022
BerandaBerita CiamisPemkab Ciamis Diminta Perjuangkan Hak Perawat Honorer

Pemkab Ciamis Diminta Perjuangkan Hak Perawat Honorer

Ketua Panitia worksop kesehatan Gerakan Nasional Perawat Honor Indonesia (GNPHI) dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Ciamis saat memberikan sambutan di Gedung Golkar Ciamis. Foto: Eli Suherli/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Gerakan Nasional Perawat Honor Indonesia (GNPHI) dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Ciamis menggelar worksop kesehatan di Gedung Golkar, Sabtu (27/01/2018). Acara yang bertajuk Perawat antara Pengabdian, Pengakuan dan Kesejahteraan yang Diterima ini dibuka langsung Bupati Ciamis, H. Iing Syam Arifin.

Selain dibuka langsung oleh Bupati Ciamis, hadir juga dalam kesempatan itu Ketua DPRD Nanang Permana, Ketua PPNI Ciamis Osep Hernandi, Ketua DPW PPNI Jabar Kusman Ibrahim, Koordinator GNPHI Ciamis Ifan Sopyan serta sekitar 400 peserta.

Septa Nugraha, Ketua Panitia, mengatakan, bahwa dunia keperawatan di Kabupaten Ciamis cukup berkembang. Sehingga, perlu adanya dorongan untuk peningkatan kualitas dan kuantitas dari profesi yang bergelut di bidang kesehatan ini.

“Perawat merupakan garda terdepan dalam melayani masyarakat di bidang kesehatan. Maka dari itu, kita harap pemerintah bisa berpihak dan dapat memperjuangkan para perawat honorer yang terus mengabdikan dirinya dalam menjalankan tugas,” katanya.

Keberadaan perawat yang tersebar di seluruh desa dan kecamatan yang ada di Ciamis, kata Septa, merupakan salah satu tolak ukur sejauhmana pelaksanaan pelayanan terhadap masyarakat dalam bidang kesehatan. Maka dari itu, perawatlah yang menjadi garda terdepan.

Untuk itu, lanjut Septa, melalui workshop ini diharapkan dapat menambah wawasan pera perawat guna meningkatkan kinerja mereka dalam pelayanannya.

“Memang selama ini para honorer tidak ada hentinya terus berjuang di bidang kesehatan ini, termasuk mereka juga berjuang dalam kesejahteraan dan pengakuan di masyarakat. Maka sudah sepatutnya ada dukungan dari pemerintah dengan memperjuangkan hak-hak perawat,” pungkasnya. (Es/R6/HR-Online)