(Pilkada Ciamis) Kuncoro: Melalui Surat Pangantar, DPP Golkar Tegaskan Usung Iing-Oih

Calon Bupati Ciamis Incumbent, Iing Syam Arifin, saat memenuhi undangan pengurus DPP Partai Golkar, di kantor DPP Partai Golkar, di Jakarta, Jum’at (05/01/2018). Foto: Istimewa/Kiriman dari Kuncoro Jati Suroso

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Ciamis, Kuncoro Jati Suroso, menegaskan, surat rekomendasi DPP Partai Golkar nomor R-540/Golkar/XI/2017 tertanggal 21 November tahun 2017 tentang pengesahan pasangan calon kepala daerah Kabupaten Ciamis yang diberikan kepada pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Ciamis, Iing Syam Arifin-Oih Burhanudin, masih tetap berlaku sebagai syarat pendaftaran ke KPUD.

Hanya, Ketua Umum DPP Partai Golkar (baru) Airlangga Hartarto, memberikan surat pengantar sebagai penegasan bahwa surat rekomendasi sebelumnya (masa Ketua Umum Setya Novanto) masih berlaku atau tidak dilakukan perubahan. Surat pengantar itu untuk diserahkan ke KPUD pada masa pendaftaran pasangan calon nanti.

Kepastian itu diperoleh, kata Kuncoro, setelah Calon Bupati Ciamis Incumbent, Iing Syam Arifin, menghadiri undangan di kantor DPP Partai Golkar, di Jakarta, Jum’at (05/01/2018). Undangan itu untuk menerima surat pengantar tentang penegasan pengusungan dari partai berlambang pohon beringin ini. Kuncoro dan beberapa pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Ciamis pun ikut mendampingi Iing di acara tersebut.

“Surat pengantar dari Pak Airlangga Hartarto itu sudah diterima oleh Pak Iing tadi siang. Dengan begitu, semuanya sudah jelas bahwa Partai Golkar semakin mantap mengusung paslon Iing-Oih di Pilkada Ciamis,” katanya, saat menghubungi HR Online, Jum’at (05/01/2018) malam.

Kuncoro menambahkan, seluruh paslon yang diusung Partai Golkar di Pilkada Serentak tahun 2018 pun sama mendapat surat pengantar dari Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto. “Tadi siang seluruh paslon yang diusung Partai Golkar di Pilkada Serentak tahun 2018 dikumpulkan di kantor DPP Partai Golkar. Semuanya diberi surat pengantar untuk diserahkan ke KPUD,” ujarnya.

Dengan adanya penegasan melalui surat pengantar tersebut, kata Kuncoro, diharapkan dapat mengakhiri polemik dan perdebatan yang terjadi di tubuh Partai Golkar Kabupaten Ciamis.

“Kalau diilustrasikan pada sebuah proses hukum di pengadilan bahwa surat pengantar dari Ketua Umum Airlangga Hartarto itu ibarat keputusan PK (Peninjauan Kembali) yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap dan tidak bisa diganggu gugat lagi. Kalau kemarin-kemarin terjadi perdebatan, itu anggap sebagai tahapan banding dan kasasi. Tetapi sekarang putusannya sudah PK dan tidak perlu ada lagi gugatan atau riak dari sebagian pengurus Golkar Ciamis yang mempermasalahkan surat rekomendasi tersebut,” tegasnya.

Kuncoro pun mengajak kepada seluruh pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Ciamis untuk bersama-sama mengamankan intruksi partai. Apabila selama proses penjaringan calon bupati terdapat friksi di tubuh Golkar Ciamis, kata dia, maka harus segera diakhiri. Dia mengatakan dengan turunnya surat pengantar dari DPP Partai Golkar harus dijadikan momentum untuk melakukan konsolidasi dan rekonsialisasi di tubuh Golkar Ciamis.

“Kalau dalam proses politik terdapat perbedaan pendapat saya kira wajar. Tetapi ketika keluar keputusan politik, maka seluruh kader partai harus tunduk. Perlu dicatat pula apabila terdapat pengurus Golkar melakukan pembangkangan terhadap keputusan partai, maka harus bersiap untuk dipecat,” tegasnya.

Menurut Kuncoro, keputusan DPP Partai Golkar mengusung Iing Syam Arifin sebagai calon bupati Ciamis bukan tanpa alasan. Selain Iing dianggap berhasil memimpin Ciamis selama periode pertama, kata Kuncoro, juga mempertimbangkan dari hasil survei yang dilakukan berbagai lembaga independent. “Semua lembaga survei menyebutkan bahwa Iing Syam Arifin memiliki elektabilitas tertinggi dibanding calon lain. Dan hal itu sudah menjadi rahasia umum,” ujarnya.

Kuncoro mengungkapkan, setelah mendapat surat pengantar dari DPP Partai Golkar, maka akan segera dilakukan rapat internal di DPD Partai Golkar Ciamis. “Kalau tidak Senin atau Selasa, kami dari pengurus Golkar Ciamis akan menggelar rapat internal untuk menyosialisasikan surat pengantar dari DPP Partai Golkar ini. Kami pun akan menekankan kepada seluruh struktrur partai untuk bersama-sama mengamankan intruksi partai,” pungkasnya.

Sebelumnya, perebutan surat rekomendasi Partai Golkar untuk Pilkada Ciamis berlangsung cukup alot. Hal itu menyusul dua calon kuat, yakni Iing Syam Arifin dan Herdiat sama-sama mendaftar dari Golkar. Memanasnya persaingan dalan perebutan restu ‘beringin’ ini diduga dilatarbelakangi dari klaim keduanya yang merasa sebagai kader Golkar. Hal itupun membuat sepanjang proses penjaringan calon penuh dengan drama konflik. Bahkan, akibat persaingan ini, membuat pengurus Partai Golkar Ciamis terbelah dua, ada yang mendukung Iing dan ada pula yang mendukung Herdiat.
(R2/HR-Online)

KOMENTAR ANDA