Kamis, Agustus 11, 2022
BerandaBerita BanjarPJUdi Jl. Kapten Jamhur Banjar Padam Minta Diperbaiki

PJUdi Jl. Kapten Jamhur Banjar Padam Minta Diperbaiki

Suasana di Jalan Kapten Jamhur, tepatnya di sekitar Kantor Dinas Kesehatan Kota Banjar, saat malam hari tampak gelap akibat tidak berfungsinya sejumlah PJU yang terpasang di lokasi tersebut. Photo: Muhafid/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Sudah hampir satu bulan lamanya sejumlah lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Kapten Jamhur, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan/Kota Banjar, tepatnya sekitar Kantor Dinas Kesehatan, padam. Selain membuat kondisi di malam hari menjadi gelap, lalu lintas yang cukup ramai juga membahayakan bagi para pengendara.

Dari pantauan Koran HR, sejak awal Januari 2018, ada sekitar 3 unit PJU yang berdiri di sekitar lokasi tersebut padam. Meski laju kendaraan yang cepat bisa melambat karena adanya perlintasan kereta api, namun para pengendara maupun warga setempat berharap PJU yang terpasang dapat berfungsi kembali.

Seperti diungkapkan Asep, salah seorang warga setempat, bahwa PJU yang terpasang di Jalan Kapten Jamhur kerap mengalami padam, apalagi setelah turun hujan. Giliran PJU yang berada di sekitar pertigaan Jalan Tentara Pelajar-Jalan Kapten Jamhur menyala, namun sebagian PJU di sekitar kantor Dinas Kesehatan justru sudah cukup lama dibiarkan padam.

“Sudah sepantasnya PJU yang dipasang itu dirawat dengan pengontrolan yang baik oleh petugas. Ini fasilitas publik, jadi masyarakat juga harus bisa menikmatinya, bukan dibiarkan saja,” kata Asep, kepada Koran HR, Senin (22/01/2018).

Hal serupa dikatakan Abdulah, salah seorang pengendara motor. Menurut dia, padamnya PJU selain membahayakan pengendara, juga dikhawatirkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, dan hal perlu menjadi perhatian bersama, khususnya pemerintah.

“Lokasinya berada di tengah-tengah perkotaan dengan lalu lintas kendaraan yang cukup ramai, tentu keberadaan PJU sangat penting peranannya. Kalau petugas dari dinas terkait sering kontrol semua PJU yang dipasang oleh pemerintah dan dirawat dengan baik, maka tidak akan seperti ini jadinya. Itu harapan kami sebagai masyarakat,” ungkap Abdulah. (Muhafid/Koran HR)