Politeknik KP Pangandaran Dorong Peningkatan SDM

Proses belajar di Sekolah Tinggi Politeknik Kelautan dan Perikanan di Pangandaran. Foto: Madlani/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Kementrian Kelautan dan Perikanan RI membuka Sekolah Tinggi Politeknik Kelautan dan Perikanan di Pangandaran. Sekolah yang sudah berdiri sejak Oktober 2017 lalu ini memiliki 3 program studi yang saat ini masing-masing prodi terdiri 25 mahasiswa.

Diketahui, 3 prodi tersebut di antaranya Teknik Kelautan, Budidaya Ikan dan Pengolahan Hasil Laut. Sementara itu, asrama mahasiswa terletak di asrama milik Kementrian KKP di Cikidang Babakan, Pangandaran.

Koordinator Penyelenggara Tridarma Perguruan Tinggi melalui salah seorang Dosen Pengolahan Hasil Laut (PHL), Herry, mengatakan, politeknik ini secara bertahap terus dibenahi. Meski masih menggunakan fasilitas serba menumpang, namun dukungan Pemkab Pangandaran dalam pembangunan kampus ini sangat luar biasa dengan memproses pembangunan yang direncanakan.

“Kampus Politeknik Kelautan dan Perikanan ini di Jawa Barat ada dua, di Karawang dan di Pangandaran. Dengan jumlah yang saat ini mencapai 75 mahasiswa, kegiatan perkuliahan sudah berjalan,” katanya kepada HR Online, Selasa (16/01/2018) kemarin.

Ia menjelaskan, bahwa formulasi mahasiswanya terdiri dari 46 persen masyarakat pelaku usaha di Pangandaran, 30 persen masyarakat umum dan 24 persen dari jalur khusus. Sedangkan dalam pembelajarannya, 70 persen lebih pada praktikum dan 30 persen teori.

“Dalam prakteknya, kita masih tahap komunikasi dengan para pelaku usaha ikan di Pangandaran. Dengan adanya dukungan yang luar biasa dari pemerintah, tentu kami sangat senang, bangga dan semangat. Meski masih banyak kekurangan, namun itu tidak membuat proses perkuliahan terhambat. Keberadaan Politeknik ini juga sebagai salah satu upaya peningkatan SDM, dan kita sangat mendukungnya,” pungkasnya. (Mad1/R6/HR-Online)

KOMENTAR ANDA