“Cadas Ngampar” Potensial jadi Objek Wisata di Ciamis

“Cadas Ngampar” yang terdapat di wilayah Desa Gunungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, merupakan destinasi wisata potensial. Foto : Heri Herdianto/ HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Kabupaten Ciamis memiliki alam yang sangat potensial untuk dikembangkan, salah satunya untuk destinasi objek wisata. Selain itu, kondisi alam tersebut juga potensial menjadi sumber pendapatan bagi pemerintah daerah.

Sepertihalnya destinasi “cadas ngampar” yang terdapat di wilayah Desa Gunungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis. Dari pusat kota Ciamis, Cadas Ngampar berjarak sekitar 8 kilometer atau sekitar 45 menit dengan roda dua atau empat.

Informasi dari warga sekitar, Cadas Ngampar merupakan hamparan batu di sekitaran Sungai Cileueur, tepatnya berada di kaki Gunung Sawal. Air sungai di area tersebut sangat jernih dan segar dipandang mata.

Wawan Setiawan (26), pengunjung asal Kota Banjar, ketika dimintai tanggapan oleh Koran HR, Sabtu (27/01/2018), berharap, Pemerintah Kabupaten Ciamis segera mengagendakan pengembangan destinasi wisata cadas ngampar. 

Menurut dia, cadas ngampar sangat cocok apabila dijadikan objek wisata alam. Pasalnya kawasan tersebut menawarkan pemandangan alam, hijaunya alam dan pesawahan yang sangat indah.

“Bila dikembangkan menjadi objek wisata, Cadas Ngampar sangat cocok untuk menghilangkan kepenatan,” katanya.

Wawan menuturkan, pengunjung juga bisa menikmati segarnya air Sungai Cileueur. Pengunjung usia anak-anak ataupun dewasa bisa berenang dan berendam di sungai tersebut. Selain itu, cadas ngampar juga bisa diakses dengan angkutan umum dengan tarif Rp 4 sampai 10 ribu dari terminal Sadananya.  

“Saya kesini biasanya untuk foto-foto, makan-makan dan berenang bareng teman-teman,” katanya.

Ahmad Anwar, warga Gunungsari, ketika ditemui Koran HR, Sabtu (27/01/2018), menyayangkan karena potensi wisata Cadas Ngampar tidak dikelola dan dikembangkan dengan baik oleh pemerintah daerah.

“Cadas ngampar sebenarnya sangat potensial sebagai objek wisata alternatif dan murah-meriah,” katanya. 

Menurut Ahmad, setiap akhir pekan banyak pengunjung yang berdatangan untuk menikmati keindahan panorama alam di kawasan Cadas Ngampar. Tapi sayang, objek wisata potensial itu belum dilirik pemerintah desa setempat untuk dikelola secara profesional. (Heri/Koran HR)

KOMENTAR ANDA