DPKPB Pangandaran Ungkap Data Terdampak Angin Puting Beliung

Salah satu kondisi rumah warga yang tertimpa pohon akibat angin puting beliung. Foto: Entang SR/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Kabupaten Pangandaran yang merupakan salah satu wilayah rawan bencana di Provinsi Jawa Barat terus menjadi perhatian berbagai pihak, apalagi dalam dua bulan terakhir mengalami bencana gempa dan angin puting beliung.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Pangandaran, Nana Ruhena, mengatakan, bahwa pihaknya terus menghimbau kepada masayrakat untuk selalu waspada dari berbagai musibah, baik gempa, angin puting beliung, longsor maupun banjir.

Dari dampak musibah yang terjadi, papar Nana, pihaknya tidak langsung menyampaikan secara langsung kepada publik data korban bencana itu, namun pihaknya terus melakukan pendataan di lapangan secara langsung guna memastikan fakta-fakta yang terjadi di lapangan.

“Saat angin puting beliung kemarin, contohnya, ternyata bukan hanya di satu titik saja, akan tetapi terjadi di mana-mana. Maka dari itu, para relawan dibantu oleh petugas melakukan pendataan seakurat mungkin. Alhamdulillah kemarin tidak ada korban jiwa,” ucap Nana saat di ruang kerjanya, Selasa (30/01/2017).

Dari data yang telah dihimpun DPKPB, ungkap Nana, angin puting beliung yang terjadi beberapa waktu lalu melanda 8 kecamatan yang ada di Pangandaran. Adapun dampaknya, kata ia, cukup bervariatif, yakni rumah rusak dengan kategori ringan sebanyak 70 rumah, sedang 16 rumah dan rusak berat sebanyak 5 rumah. Adapun fasilitas umum yang rusak ringan sebanyak 2 lokasi, dan fasilitas jasa yang juga rusak ringan sebanyak 2 unit.

Di lokasi terpisah, Kepala Desa Bagolo, Kecamatan Kalipucang, mengatakan, bahwa di wilayahnya saat peristiwa angin puting beliung terdapat 24 rumah yang terdampak musibah tersebut. Bahkan, di antara 24 tersebut, ada yang tertimpa pohon yang mana hingga saat ini perlu mendapatkan bantuan dari pemerintah.

“Semua yang terdampak angin puting beliung kemarin sudah kita laporkan ke DPKPB Pangandaran. Tinggal kita harap bantuan untuk mereka yang memang sangat membutuhkan sekali,” katanya. (Ntang/Koran HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar