Jembatan Gantung Leuwi Kuning di Ciamis Bisa Diakses Warga

Gantung Leuwi Kuning, Dusun Sukamulya, Desa Kertabumi, Kecamatan Cijeungjing. Foto : Tantan Mulyana/ HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Sejak puluhan tahun lamanya, warga Dusun Sukamulya, Desa Kertabumi, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, mendambakan pembangunan Jembatan Gantung Leuwi Kuning terealisasi.

Pasalnya, Jembatan Gantung Leuwi Kuning tersebut merupakan salah satu akses jalan yang menghubungkan dua wilayah kecamatan, yakni Kecamatan Cijeungjing dan Kecamatan Cisaga. 

Dan kini, Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero merealisasikan pembangunan Jembatan Gantung Leuwi Kuning tersebut. Alhasil, akses yang menghubungkan wilayah Kecamatan Cijeungjing dan Kecamatan Cisaga dapat dilalui dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

General Manager Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero, Jawa Barat, Iwan Purwana, ketika ditemui Koran HR, Selasa (06/02/2018), mengaku mendapatkan informasi dari media bahwa kondisi Jembatan Leuwi Kuning sangat memprihatinkan.

“Setelah dilakukan survei, kami segera mengajukan dana binaan lingkungan melalui Corporate Social Responsibility (CSR). Tentunya kami bersyukur karena program perbaikan jembatan ini bisa terealisasi dengan baik,” kata Iwan.

Iwan berharap masyarakat di kedua wilayah tersebut dapat memanfaatkan keberadan Jembatan Gantung Leuwi Kuning tersebut. Selain itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat melakukan perawatan bila terjadi kerusakan.

“Dana lingkungan binaan kami pada tahun 2017 lalu mencapai lebih dari Rp. 10 miliar. Untuk pembangunan CSR ini tidak hanya pada jembatan saja, tapi ada juga untuk MCK dan bangunan sekolah, Madrasah dan Bank Sampah, termasuk fasilitas lainnya,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Ciamis, H. Iing Syam Arifin, mengapresiasi langkah dan upaya PLN menyisihkan penghasilan untuk membantu masyarakat Kabupaten Ciamis.

“Mudah-mudahan bantuan dari PLN bagi pemerintah daerah ini bisa memberikan nilai tambah bagi masyakat, terutama bantuan sosial, ekonomi dan pendidikan yang sangat berguna bagi warga kami,” ungkapnya.

Iing menghimbau masyarakat untuk menjaga dan memelihara Jembatan Gantung Leuwi Kuning yang baru dibangun tersebut. Menurut dia, keterlibatan masyarakat dalam memelihara jembatan bisa menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Makanya, bantuan ini harus benar-benar dimanfaatkan sebaik mungkin. Nilai jembatan ini sangat luar biasa, masyarakat bisa memanfaatkan dengan sedemikian rupa. Insyaalloh akses infrastruktur jalan ini juga akan segera teralisasi pada tahun ini,” katanya. 

Emon Kusman, warga setempat, ketika dimintai tanggapan, menuturkan bahwa Jembatan Gantung Leuwi Kuning sudah ada sejak lama. Selama ini perawatan terhadap jembatan tersebut dilakukan secara swadaya.

“Akses ini merupakan jalur alternatif warga, terutama anak-anak sekolah. Jika tidak ada akses ini warga harus perputar arah melalui Dusun Sindanghayu, Dusun Belendung dan Dusun Cigaleuh Wetan, dengan jarak tempuh lebih dari 20 kilometer,” katanya. 

Tapi, kata Emon, berkat adanya Jembatan Gantung Leuwi Kuning warga hanya butuh waktu 5 menit atau sekitar 2 kilometer untuk sampai ke Cijeungjing ataupun sebaliknya ke Cisaga.

“Selaku warga, kami sangat bersyukur dan kami menyampaikan terima kasih kepada PLN dan Pemerintah Daerah yang telah peduli kepada masyarkat, sehingga akses jalan kami menjadi mudah,” singkatnya. (Tan/Koran HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar