KPUD Ciamis Tetapkan Besaran Anggaran Kampanye

Ketua KPUD Ciamis, Kikim Tarkim. Foto: Tantan/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Dalam rangka menyamakan persepsi terkait anggaran kampanye dalam Pilkada Ciamis 2018, KPUD menggelar rapat koodinasi bersama tim kampanye dari kedua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Ciamis di Aula KPUD Ciamis, Rabu (07/02/2018). Dalam rakor tersebut juga dihadiri Panwaslu Kabupaten Ciamis.

Ketua KPUD Ciamis, Kikim Tarkim, mengatakan, sebelum pelaksanaan kampanye yang akan dilaksanakan mulai 15 Februari 2018 mendatang, pihaknya mengundang semua ketua tim kampanye dari kedua Paslon guna menjawab hal-hal yang perlu dijelaskan dalam proses kampanye tersebut.

“Jadi, pada langkah selanjutnya atau pada pelaksanaan nanti dapat menghasilkan pandangan yang sama, seperti besaran anggaran kampanye yang mana ada penambahan sekitar Rp. 600 juta lebih,” kata Kikim.

Ia menambahkan, bahwa dalam anggaran kampanye tersebut mengacu pada besaran anggaran maksimal, baik pengadaan alal peraga kampanye, kampanye rapat umum, rapat terbatas, kampanye pertemuan tatap muka dan lainnya.

“Tentunya besaran anggaran itu tidak melampaui yang telah disepakati oleh ketua tim pemenangan masing-masing calon. Adapun total keseluruhan yang telah disepakati bersama sekitar Rp. 14,5 miliar,” ungkapnya. 

Terkait alat peraga, sambung Kikim, telah dibuatkan oleh KPU, namun jumlahnya terbatas hanya disediakan 5 baligho per kabupaten/kota. Sementara berdasarkan kesepakatan bersama, jumlah alat peraga tersebut kemungkinan bisa bertambah.

“Artinya, pasangan calon itu bisa menambah alat peraga seperti baliho, spanduk, dan lain sebagainya, bahkan penambahannya sampai dengan 100 persen hingga sampai dengan 150 persen. Kalau 5 baligho itu sudah disediakan KPU. Nanti paslon bisa membuat lagi sampai dengan 8 yang mana penempatannya akan ditentukan. Tak hanya itu, besaran ukuran baligho itu juga ditentukan oleh KPU, dan tidak boleh melebihi besarnya ukuran yang sudah disediakan KPU,” pungkasnya. (Tan/R6/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar