Meriahkan HUT Kota Banjar ke-15, 35 Grup Band Ramaikan Pentas Musik Indie

Pentas musik bertajuk Banjar Patroman Indie Show yang digelar di GOR Tenis Indoor Sport  Centre Langensari, Minggu (25/02/2018), berlangsung aman, tertib dan lancar. Photo: Hermanto/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Gabungan musisi Kota Banjar yang terbentuk dalam Banjar Patroman Indie Movement, menggelar pentas musik di GOR Tenis Indoor Sport  Centre Langensari, Minggu (25/02/2018). Pentas musik tersebut masih dalam rangkaian kegiatan HUT Kota Banjar ke-15.

Acara bertajuk “Banjar Patroman Indie Show” ini diikuti peserta sebanyak 35 grup band dari berbagai genre, seperti rock, heavy metal, black metal, trash metal, grunge, punk, reggae, hardcore, rock n roll, blues, dan jazz.

Raungan distorsi dan cabikan bass serta hentakan drum yang cukup menggelegar, membuat para “metalhead” (sebutan pecinta musik metal) yang memadati ruangan GOR tersebut berjingkrak mengikuti alunan musik cadas yang dibawakan beberapa band beraliran rock, seperti Side Project, Metal Kita, Daytogi, Nuansa, serta beberapa band beraliran rock lainnya.

Adapun yang lebih keras seperti beberapa band beraliran punk, yakni grup band bernama Mesin Tipung dan Setrum. Selain itu, ada pula band beraliran metal yang cukup kental seperti Endfour, Mayat Hidup, Indikasi, MOLM, dan Bleeding Bacteria.

Acara yang digelar sejak pukul 09.00-23.00 WIB itu membuat para penonton puas. Karena, hampir seluruh grup band tampil menyuguhkan aksi panggung yang atraktif dan enerjik, sehingga memancing ratusan penonton untuk moshing (tarian khas musik metal dan hardcore).

Meski musik keras dan penonton moshing hingga saling bersenggolan, namun acara berjalan aman, lancar, dan tertib. Bahkan, setiap grup band beraliran metal selesai membawakan lagu, para penonton yang didominasi kaum muda itu selalu memberikan tepuk tangan dengan kompak.

Tidak hanya moshing, para penonton juga dibawa berjamming ria oleh beberapa peserta yang membawakan aliran reggae, seperti Rens Rambo Kids, Snoppy and Woody Root, dan Cannabiz.

Beberapa penonton mengaku puas dengan terselenggarakannya acara ini, seperti yang diungkapkan Deni Barkah (38). Menurutnya, acara pentas musik seperti ini sudah jarang digelar di Banjar, sehingga tak heran jika pesertanya cukup banyak dan penonton pun membludak.

“Acara seperti ini jadi mengingatkan saya pada acara pentas musik di GOR Saparua Bandung tahun 1996, di mana semua genre musik ada dalam acara tersebut,” ungkap Deni.

Gitaris band Metal Kita, Edi Susanto, mengatakan, digelarnya pentas musik ini adalah untuk mengubah stigma masyarakat, bahwa jika ada gelaran pentas musik (band) sebagai biang kericuhan. Namun, di acara ini pandangan tersebut diubah melalui pagelaran yang profesional, aman, nyaman, dan tertib.

“Sejak awal kita komitmen dengan teman-teman musisi, jika acara ini adalah dari kita, oleh kita, dan untuk kita. Alhamdulillah, hingga akhir acara, pentas musik ini berjalan aman, nyaman, lancar, tertib, dan damai,” kata Edi Susanto.

Sementara itu, penggagas Banjar Patroman Indie Show, sekaligus ketua panitia pelaksana, Johan Johansyah, menambahkan, stigma negatif bahwa band-band beraliran cadas sebagai biang keladi keributan memang kerap melekat. Tapi stigma tersebut pelan-pelan luntur oleh para metalheads itu sendiri dengan membuktikan setiap gelaran musik (band) tidak terjadi keributan.

“Alhamdulillah lancar, dengan perasaan solidaritas dan saling menjaga sesama anak metal maupun reggae atau gentre lainnya, sehingga acara ini berlangsung aman dan tertib hingga selesai,” tutur Johan.

Dia juga mengatakan, acara yang tanpa dibiayai pemerintah ini akan menjadi agenda tahunan. Dalam hal ini, biaya diperolehnya dari hasil patungan seluruh musisi yang tampil dalam acara tersebut.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah mensuport terlaksananya acara ini hingga selesai, dan tak lupa kami pun mengucapkan terima kasih, terutama kepada pihak kepolisian Polsek Langensari dan Polres Banjar yang telah memberikan izin hingga acara ini sukses, aman, tertib, dan lancar,” ucap Johan. (Hermanto/Koran HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar