Minimalisir Angka Kecelakaan, Sejumlah Armada Bus di Ciamis Diperiksa Pertugas

Petugas saat melakukan pengecekan salah satu bus. Foto: Tantan/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Menjelang menghadapi libur panjang akhir pekan ini, Dinas Perhubungan, Kepolisian, dan Jasa Raharja, melakukan Ramp Check atau pemeriksaan kelaikan armada angkutan ke sejumlah Perusahaan Otobus (PO), Kamis (15/2/2018).

Sekretaris Dinas Perhubungan, Kabupaten Ciamis, H. Eddy Yulianto, mengatakan, pemeriksaan ini dilakukan agar armada angkutan yang akan digunakan untuk mengangkut para penumpang, terutama tujuan lokasi wisata dalam keadaan layak jalan. Sehingga tidak terjadi hal-hal yang dapat menimbulkan potensi kecelakaan berlalu lintas. 

“Dalam kegiatan yang kami lakukan saat ini, supaya masyarakat pengguna jasa angkutan dapat dengan aman dan nyaman saat melakukan perjalanan. Terutama yang akan pulang kampung atau akan berwisata pada liburan panjang akhir pekan,” ujarnya. 

Menutur Eddy, pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas mulai dari komponen penting hingga komponen pendukung keselamatan, mulai dari emisi gas buang, rem utama,  rem parkir, roda tidak boleh menggunakan vulkanisir, mesin, lampu rem hingga daya pancar lampu, lampu sign, speedometer hingga wiper atau penghapus kaca.

“Hampir semua komponen yang penting kami lakukan pemeriksaan, karena bila satu komponen saja tidak layak atau tidak berfungsi dengan baik itu bisa berakibat fatal. Kami tidak ingin mengambil resiko, karena ini menyangkut keselamatan bersama,”tuturnya. 

Oleh karena itu, lanjut Eddy, untuk armada yang diperiksa di Pool, bagi yang dinyatakan tidak layak jalan, diwajibkan melengkapi dan diperbaiki kendaraannya agar layak dan bisa digunakan.

“Pelaksanaan ramp check sebenarnya sudah merupakan kegiatan rutin yang biasa dilakukan pada masa angkutan lebaran, natal dan tahun baru. Saat ini lebih digiatkan lagi dalam menghadapi long weekend atau libur panjang, “ jelasnya.

Ia memaparkan, selain armada angkutan, yang harus diperhatikan adalah awak angkutan. Sehingga awak angkutan tersebut bisa mengatur jam kerja dan jam istirahat. Alhasil, di saat mengemudi nanti, awak kendaraan tidak kelelahan yang dapat menimbulkan kelalaian dalam berkendara. 

“Kegiatan ramp chek yang dilakukan saat ini, tentunya telah terkoordinasi dengan instansi lainnya. Kami pun telah melakukan pembinaan pada perusahaan angkutan umum agar menerapkan Sistem Menejemen Keselamatan. Jadi selain kendaraannya sudah layak, pengemudinya juga harus mahir dan istirahat yang cukup,” paparnya. (Tan/R6/HR-Online)

KOMENTAR ANDA