Perempatan Jalan Pasar Bojongkantong Banjar Rawan Kecelakaan

Jalan perempatan sekitar Pasar Bojongkantong, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, tepatnya dekat pengairan, rawan terjadi kecelakaan akibat PJU padam dan tidak adanya rambu lalu lintas berupa traffic light. Photo: Muhafid/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Kondisi jalan di wilayah Kota Banjar yang cukup baik tidak selamanya berdampak baik pada sebagian masyarakat, terutama pengguna kendaraan yang mengalami kecelakaan lalu lintas.

Penyebabnya, selain keteledoran dari si pengendara itu sendiri, fasilitas umum seperti PJU maupun rambu-rambu lalu lintas juga sangat berperan penting guna menjamin keselamatan masyarakat pengguna jalan.  

Seperti halnya di Lingkungan Bojongsari, Kelurahan Bojongkantong, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, sejumlah warga mengeluhkan keberadaan lampu PJU di perempatan jalan sekitar Pasar Bojongkantong, tepatnya dekat pengairan, sering padam. Pasalnya, selain di menjadi gelap saat malam hari, di lokasi tersebut juga sering terjadi kecelakaan.

Tak hanya PJU di sekitar lokasi yang sering padam, traffic light serta rambu-rambu lalu lintas juga perlu dipasang guna meminimalisir angka kecelakaan. Sebab, lalu lintas kendaraan di lokasi itu cukup ramai.

Arip, salah satu pedagang yang juga warga setempat, mengatakan, di jalan pertigaan sekitar Pasar Bojongkantong, sering kali terjadi kecelakaan akibat pengendara kerap menerobos jalan pertigan, maupun terjebak akibat tidak melihat kondisi jalan yang gelap.

“Belum lama ini juga ada tabrakan beruntun. Beruntung tidak sampai memakan korban jiwa, korbannya hanya luka parah dan motornya rusak. Memang di sini sering begitu, apalagi kalau malam hari,” terangnya, kepada Koran HR, Senin (05/02/2018).

Untuk meminimalisir lokasi yang rawan kecelakaan, dia berharap pemerintah bisa memasang rambu-rambu lalu lintas atau traffic ligh di pertigaan tersebut, khususnya dari arah Utara (jalur pengairan) agar para pengendara tidak menerobos jalan dari arah tersebut.

“Kalau PJU-nya sudah ada. Sayangnya sering mati dan tidak langsung diperbaiki oleh yang berwenang. Padahal ini demi keselamatan masyarakat yang menggunakan fasilitas jalan,” kata Arif.

Senada diungkapkan Andi, warga lainnya yang meminta dinas terkait untuk segera memasang traffic light dan juga memperbaiki fasilitas PJU yang mati. Menurut dia, alasan perlunya dipasang traffic light karena di jalur pengairan menuju Polsek Langensari juga sudah dipasang. Padahal di lokasi pertigaan yang sangat perlu pemasangan traffic light.

“Kalau di sana dipasang, kenapa yang di sini tidak. Padahal, yang lebih rawan itu di sini dan kondisi lalu lintasnya lebih ramai. Mudah-mudahan saja pemerintah mendengar keluhan kami demi kebaikan bersama,” harap Arif. (Muhafid/Koran HR)

KOMENTAR ANDA