(Pilkada Ciamis) Blusukan di Pasar Kawali, Herdiat Ingin Dengar Keluh Kesah Pedagang

Calon Bupati Ciamis, Herdiat, saat melakukan blusukan ke Pasar Galuh Kawali, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, pada hari kedua masa kampanye Pilkada Ciamis, Jum’at (16/02/2018). Foto: Tantan Mulyana/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Calon Bupati Ciamis, Herdiat, melakukan blusukan ke Pasar Galuh Kawali, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, pada hari kedua masa kampanye Pilkada Ciamis, Jum’at (16/02/2018). Kedatangan calon bupati Ciamis nomor urut 1 ini mendapat sambutan hangat dari para pedagang dan pembeli yang berada di Pasar Kawali.

Sosok Herdiat tampaknya sudah tak asing lagi bagi pedagang dan masyarakat Kawali. Selain sebagai putra Kawali, Herdiat pun merupakan tokoh yang sudah dikenal di masyarakat Ciamis Utara, khususnya Kecamatan Kawali.

Di sela-sela blusukan, kepada HR Online, Herdiat, mengaku pada kesempatan itu dirinya lebih banyak mendengar keluh kesah dari para pedagang. Dia pun mengatakan sengaja melakukan blusukan agar bisa melihat dan menangkap langsung permasalahan yang terjadi di masyarakat, khususnya permasalahan di pasar tradisional.

“Dalam visi dan misi kami memang lebih mengedepankan serta memprioritaskan peningkatan perekonomian masyarakat, salah satunya merevitalisasi pasar tradisional agar bisa memiliki daya saing di era modern ini,” ujarnya.

Herdiat menambahkan, sarana dan prasarana beberapa pasar tradisional di Kabupaten Ciamis memang mendesak harus dilakukan perbaikan dan penataan secara menyeluruh.

“Seperti di Pasar Kawali ini, tak hanya perlu dilakukan perbaikan bangunannya saja, tetapi infastrustur jalan pun harus dilakukan perbaikan, termasuk melakukan penataan ulang pada rekayasa lalu lintasnya. Karena dengan posisi pasar yang berdekatan dengan terminal, membuat arus lalu lintas kerap semraut. Hal itu merupakan kendala yang harus segera diperbaiki,” ujarnya.

Apabila semua tertata dengan baik, Herdiat yakin Pasar Galuh Kawali akan banyak dikunjungi pembeli. “Sementara terkait maraknya toko modern yang kini menjadi polemik di tengah-tengah masyarakat Kawali, akan menjadi bahan kajian kami untuk kedepannya,”pungkasnya.

Sementara itu, pengurus Pasar Galuh Kawali, Abdul Khobir, mengatakan, para pedagang khususnya, sangat mengharapkan sosok pemimpin yang benar-benar peduli kepada masyarakat kecil. “Kami menginginkan sosok seorang pemimpin yang benar-benar peduli dan melakukan perubahan, terutama pada bidang perekonomian yang dirasakan belakangan ini semakin sulit,”katanya.

Menurutnya, semenjak banyak berdirinya toko-toko modern di Kawali, pendapatan para pedagang tradisional semakin menurun apabila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Dia pun mengungkapkan dengan adanya Pilkada langsung yang dipilih oleh rakyat, diharapkan bisa melahirkan seorang pemimpin yang mampu memajukan perekonomian daerah.

“Seperti contoh, bisa mendatangkan investor dari luar untuk membangun perindustrian di Kecamatan Kawali pada khususnya. Dengan adanya perusahaan dari luar, dipastikan akan meningkatkan perekonomian masyarakat. Apabila perekonomian meningkat, tentunya akan berimbas pula pada daya beli masyarakat,” ujarnya. (Tantan/R2/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar