Ponsel Jadul Ini Harga Jualnya Melebih iPhone Terbaru

Ilustrasi. Foto : net/ist

Berita Teknologi, (harapanrakyat.com),-

Produk teknologi yang berkembang pesat adalah ponsel. Sehingga banyak yang berpendapat ponsel sebagai gadget “sekali pakai”. Pasalnya, sekarang ini banyak sekali seri dari ponsel yang mengikuti tren masa kini, sehingga saat ketinggalan zaman, ponsel langsung “pensiun”.

Akan tetapi meski saat ini ponsel klasik atau jadul sudah tidak ada yang memakai bahkan tidak mau ada yang pakai, jangan salah ada beberapa ponsel jadul yang kalau dijual harganya justru bisa melampaui ponsel zaman now.

Dikutip dari Phone Arena, berikut ini tujuh ponsel jadul yang masih punya harga jual tinggi melebihi harga aslinya yaitu saat pertama kali keluar.

# Nokia 8110

Ponsel dengan julukan “ponsel pisangh” karena bodi silinder serta agak melengkung kaya pisang ini pertama kali keluar tahun 1996. Nokia 8110 mulai terkenal saat dipakai dalam film The Matrix, yang dibintangi Keanu Reves.

Jika dilihat dari bentuknya, ponsel Nokia 8110 mempunyai ukuran yang besar dan tebal, ada antena, layar monokrom serta tombol menggunakan keypad. Akan tetapi, meski ponsel ini masuk dalam ponsel jadul, namun harga jualnya bisa menyaingi ponsel pintar produk baru.

Tidak percaya? Di toko online eBay, Nokia 8110 dengan kondisi masih ada kotak dan segel dijual 500 dollar AS atau setara dengan Rp 6,8 juta. Untuk bekasnya

# Motorola DynaTAC

Motorola DynaTAC bisa dikatakan sebagai telepon genggam pertama yang bisa melakukan panggilan. Ponsel ini dibuat oleh Martin Cooper sekitar tahun 1973. Sebagai “leluhur” ponsel komersial zaman now, Motorola DynaTAC pertama kali dipasarkan kisaran tahun 1984.

Pertama kali ada di pasaran, ponsel ini ukurannya sama dengan batu bata. Untuk saat ini DynaTAC yang masih berfungsi dijual 500 dollar AS atau sekitar Rp 6,8 jutaan.

# Nokia 808 Pureview

Produk asal Finlandia ini keluar ke pasaran tahun 2012. Pada masanya, ponsel ini adalah produk berhasil karena punya kualitas terbaik. Untuk operasi sistemnya adopsi dari Symbian. Kemudian, ada kamera belakang dengan resolusi 41 MP plus flash xenon serta lensa Carl Zeiss.

Saat ini Nokia 808 Pureview dibanderol dengan harga 200-300 dollar AS atau Rp 2,7 juta – Rp 4 juta, dengan catatan ponselnya masih berfungsi dengan baik.

# Samsung SPH-N270

Ponsel Samsung SPH-N270 juga pernah dipakai di film The Matrix Reloaded. Ponsel ini mempunyai fisik yang bisa dikatakan unik atau berbeda dengan ponsel pada umumnya.

Uniknya yaitu pada layar yang tertutup oleh earpiece atau speaker ponsel. Layarnya akan terlihat jika pemakai menekan tombol melakukan panggilan. Meski keluar tahun 2003, namun harga jual Samsung SPH-N270 bisa melebihi harga baru dari iPhone 8. Untuk saat ini Samsung SPH-N270 dibanderol 699 dollar AS atau Rp 9,3 jutaan.

# iPhone 2G generasi pertama

Original iPhone atau iPhone generasi pertama punya ciri utama yaitu bodi belakang terbuat dari aluminium. Dirilis tahun 2000-an, iPhone generasi pertama punya layar full-touchscreen.

Pertama kali dipasarkan iPhone ini dijual 600 dollar AS. Saat ini harganya mampu menembus ribuan dollar AS, dengan catatan ponselnya dalam keadaan tersegel di boks kemasan aslinya.

# Motorola Aura R1

Bahan yang digunakan pada bodi Motorola Aura R1 berasal dari material kelas satu yaitu materi safir dan stainless steel. Bentuk dari ponsel yang dirilis tahun 2008 ini mirip dengan jam tangan mewah, dengan layar bundar dan untuk membuka penutup tombol angka menggunakan mekanisme ayun.

Ponsel ini harga jualnya hampir menyaingi iPhone X model terbaru yaitu sekitar 1.000 dollar AS atau Rp 13,5 juta.

# Nokia 8800 Arte Carbon

Hampir sama dengan Motorola Aura R1, bahan yang dipakai Nokia 8800 adalah dari stainless steel, titanium dan serat karbon.

Untuk sekarang ini mendapatkan ponsel Nokia 8800 sangat sulit didapatkan. Dan jika Anda punya atau menemukannya jangan dibuang, karena Nokia 8800 yang masih berfungsi bisa dijual dengan harga 500 dollar AS. Sedangkan jika masih dibungkus dan tersegel bisa ditawar sampai 1.000 dollar AS atau Rp 13,5 juta. (Adi/R5/HR-Online)

KOMENTAR ANDA