PPBI Banjar akan Gelar Pameran dan Kontes Bonsai se Indonesia

Panitia pameran dan kontes bonsai se Indonesia yang akan digelar di Kota Banjar, Selasa sampai Minggu, (20-25/2/2018). Foto : Hermanto/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Kota Banjar, akan menggelar pameran dan kontes bonsai se Indonesia. Pameran dan kontes tersebut akan dibuka pada Selasa sampai Minggu, (20-25/2/2018).

Ketua PPBI Kota Banjar, Nana Suryana mengatakan, bahwa pameran dan kontes bonsai ini merupakan gelaran ke 4 dalam rangka menyambut HUT Kota Banjar yang ke-15.

Nana menambahkan, pameran dan kontes bonsai ini diikuti lebih dari 400 tanaman bonsai dari berbagai daerah di Tanah Air, seperti Bali, Surabaya, Madura, Jepara, Wonosobo, Semarang, Purworejo, Cilacap, Banyumas, Kebumen, Cirebon, Kuningan, Majelengka, Sumedang, Subang, Bandung, Bandung Barat, Bekasi, Bogor, Cianjur, Depok, Tangerang, Garut, Tasik, Ciamis, Pangandaran, dan Banjar.

“Jenis bonsai yang dilombakan yakni Cemara, Kemuning, Pikus, Beringin, Anting putri, Hokyantie, dan lain-lain. Dan Tanaman bonsai yang hadir pada pameran ini, rata-rata sudah siap mengikuti kontes,” katanya kepada HR Online, Senin (19/2/2018).

Menurut Nana, menanam bonsai memang tidak bisa instan, tetapi harus melalui berbagai proses, bahkan ada yang hingga puluhan tahun. “Semakin unik dan bagus, semakin mahal pula harganya, dan melalui kontes serta pameran bonsai ini dapat meningkatkan perekonomian,” ujarnya.

Nana memaparkan, ada empat kriteria bonsai yang diperlombakan yakni kelas utama, regional, madya dan prospek. Meski demikian, penilaian lomba tetap memiliki kriteria mulai dari kematangan, keserasian segi pot dengan struktur pohon.

“Saya yakin kinerja juri akan sulit menentukan pemenang, karena para kontestan didominasi oleh para jawara yang sering menang dalam kontes-kontes bonsai di tanah air, baik itu utama, madya, maupun regional,” katanya.

Yang menjadi juri dalam kontes kali ini adalah juri dari Malang satu orang, Bandung dua orang, Jakarta satu orang, Tasikmalaya satu orang, dan Surabaya satu orang. (Hermanto/R5/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar