Setelah Hindu, Astana Gede Kawali Ciamis Pernah Jadi Pusat Penyebaran Agama Islam

Makam penyebar agama Islam yang terdapat di Situs Astana Gede Kawali, di Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Foto: Ist/Net

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Ketua Paguyuban Seniman dan Budayawan (Paseban) Jagat Palaka Kawali Daday Hendarman Praja, mengatakan, memang benar makam yang terdapat di Astana Gede Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, merupakan tokoh penyebar Agama Islam, yakni Raja Kawali Adipati Singacala. Pada sekitar abad ke 16 atau ketika pengaruh agama Islam mulai membumi di Tatar Sunda, Astana Gede Kawali menjadi pusat pemerintahan.

“Jadi, ketika Karajaan Cirebon masuk ke wilayah Galuh, Astana Gede menjadi pusat penyebaran agama Islam. Dipilihnya Astana Gede menjadi pusat penyebaran agama Islam, karena dulunya sebagai pusat pemerintahan kerajaan atau pusat kota pada kala itu. Makanya, di areal Astana Gede terdapat sebuah makam,” kepada Koran HR, Selasa (30/01/2018).

Daday mengatakan, apabila ada yang mengasumsikan bahwa Astana Gede Kawali adalah jejak penyebaran agama Islam di Tatar Sunda, memang tidak salah. Namun, tidak salah juga apabila ada yang mengasumsikan bahwa Astana Gede Kawali dulunya sebagai awal peradaban agama Hindu.

“Hanya zamannya saja yang berbeda. Pada abad 6 sampai abad 14 merupakan catatan perjalanan peradaban agama Hindu. Setelah agama Islam masuk ke wilayah Galuh pada sekitar abad 15, baru Astana Gede Kawali menjadi pusat penyebaran agama Islam,” ujarnya.

Menurut Daday, peziarah yang datang ke Astana Gede Kawali memang mayoritas mereka yang beragama Islam. Para peziarah mengunjungi sejumlah makam para raja yang dulunya dikenal sebagai penyebar agama Islam.

“Kalau diibaratkan, Astana Gede ini kaya akan sejarah peradaban manusia. Jadi, selayaknya tidak perlu diperdebatkan. Karena setiap zaman pasti memiliki sejarah masing-masing. Dan di Astana Gede Kawali ini mencatat perjalanan peradaban manusia dari zaman ke zaman,” ungkapnya. (Bgj/Koran-HR)

Berita Terkait

Budayawan Ciamis: Masyarakat Hindu Bali Menyebut Kerajaan Galuh sebagai ‘Ibu’

Ini Penjelasan Paseban Terkait Isu Akan Dibangun Pura di Astana Gede Kawali Ciamis

Dispar Ciamis Bantah Ada Rencana Pembangunan Pura di Astana Gede Kawali

MUI Kawali Ciamis Menolak di Situs Astana Gede Dibangun Pura Hindu Bali

KOMENTAR ANDA

Komentar