Tengah Malam Mondar-mandir di Pesantren, Pria Tak Dikenal di Ciamis Diamuk Massa

Seorang pria tak dikenal yang diduga mengalami gangguan jiwa saat diamankan warga setelah sebelumnya terlihat mondar-mandir di sekitaran Lingkungan Pondok Pesantren Minhajul Quran, di Dusun Desa RT 14/RW 07 Desa Jalatrang, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jum’at (23/02/2018) malam atau sekitar pukul 22.30 WIB. Foto: Istimewa/Kiriman Kepala Desa Jalatrang

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Seorang pria tak dikenal yang diduga mengalami gangguan jiwa diamankan warga setelah sebelumnya terlihat berjalan mondar-mandir di sekitaran Lingkungan Pondok Pesantren Minhajul Quran, di Dusun Desa RT 14/RW 07 Desa Jalatrang, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jum’at (23/02/2018) malam atau sekitar pukul 22.30 WIB.

Diamankannya seorang pria tak dikenal itu karena khawatir melakukan perbuatan jahat menyusul maraknya penyerangan terhadap ulama di beberapa daerah di Indonesia. Pelaku penyerangan itupun kebanyakan dilakukan oleh orang yang mengalami gangguan jiwa.

Kepala Desa Jalatrang Endin, membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan, di wilayah desanya tidak biasa ada orang tak dikenal mondar-mandir pada tengah malam. Apalagi saat diketahui warga, orang tak dikenal itu berada di sekitaran pesentren.

“Keberadaan orang tak dikenal itu tampaknya diketahui juga oleh pihak pesantren. Akhirnya, beberapa orang dari pesantren bersama warga setempat menghampiri orang itu sekaligus menanyakan maksud dan tujuan dia berada di tempat tersebut,” ujarnya, kepada HR Online, Sabtu (24/02/2018).

Endin menambahkan, dikarenakan tidak ada warga yang mengenal orang tersebut, kemudian diminta untuk menujukan kartu identitas. Selain itu, kata dia, warga pun menanyakan maksud dan tujuan orang tersebut berada di lingkungan pesantren.
“Namun, setiap ditanya, orang itu selalu tidak menjawab. Orang itupun menunjukan gelegat seperti mengalami gangguan jiwa,” ujarnya.

Tak lama berselang, lanjut Endin, warga lainnya yang mendapat kabar bahwa ada orang tak dikenal ditangkap di sekitar pesantren terus berdatangan. Jumlah warga pun semakin bertambah ketika kabar tersebut semakin meluas.

“Kebetulan akhir-akhir ini sering terjadi pencurian di daerah kami. Makanya, ketika orang tak dikenal itu dicurigai akan melakukan perbuatan jahat, tanpa dikomando warga sempat meluapkan amarahnya. Namun, aksi main hakim sendiri warga bisa diredam oleh tokoh setempat dan kemudian menyerahkan orang tersebut ke pihak kepolisian Polsek Cipaku,” ujarnya.

Sementara itu, dari laporan dan data pihak kepolisian diketahui bahwa orang tak dikenal itu sempat dihajar massa. Pihak kepolisian pun langsung membawa orang tersebut ke puskesmas setempat sebelum akhirnya diamankan di Mapolsek Cipaku.

Dihubungi terpisah, Kasat Reskrim Polres Ciamis, AKP Hendra Virmanto, membenarkan warga Desa Jalatrang Kecamatan Cipaku menyerahkan seorang pria yang diduga mengalami gangguan jiwa. “Orang itu sudah diamankan di Polsek setempat. Dan kami akan segera meminta bantuan dokter ahli jiwa untuk memastikan apakah orang itu benar mengalami gangguan jiwa atau tidak,” ujarnya, kepada HR Online, Sabtu (23/02/2018). (Edji/R2/HR-Online)

KOMENTAR ANDA