Konsumsi Gula Berlebihan Bisa Merusak Gairah di Atas Ranjang

Ilustrasi. Foto : net/ist

Berita Gaya Hidup, (harapanrakyat.com),- Penelitian yang dilakukan para ahli mengungkapkan bahwa mengkonsumsi makanan yang banyak kadar gulanya bisa mempengaruhi gairah di atas ranjang.

Dijelasan ahli tersebut, mengkonsumsi gula secara berlebih ternyata efeknya pada menurunnya libido serta kadar testosteron yang dimiliki pria, sehingga secara tidak langsung “membunuh” hasrat untuk bercinta.

Lantas bagaimana penjelasan secara ilmiah? Berikut ini rangkumannya seperti dikutip thehealthsite.com.

# Kadar testosteron turun

Kadar testosteron yang fungsinya untuk mendobrak gairah serta ereksi akan berkurang atau lemah, setelah Anda habis makan gula berlebihan, itu disebabkan karena resistensi insulin.

Resistensi insulin itu sendiri merupakan kondisi dimana hormon yang disekresikan oleh pankreas yang berfungsi sebagai kontrol gula darah di tubuh tidak bekerja dengan baik.

# Berpengaruh pada produksi hormon pertumbuhan

Untuk melindungi libido agar dapat bekerja dengan optimal akan dibantu oleh organ yang ada di dalam tubuh yaitu kelenjar pituitari. Kelenjar tersebut mengeluarkan zat-zat di tubuh yang sangat berguna khususnya menjaga libido yaitu hormon pertumbuhan.

Akan tetapi, jika mengonsumi gula secara berlebih akibatnya resistensi insulin, dan itu yang berpengaruh terhadap gairah seksual para lelaki.

# Menyebabkan resistensi leptin

Leptin merupakan hormon yang bertindak merubah asupan makanan serta mengontrol pengeluaran energi termasuk gairah seksual. Namun, leptin akan tidak berfungsi apabila Anda terlalu banyak makan makanan yang manis, sehingga terjadi resistensi leptin yang ujung-ujungnya berpengaruh terhadap gairah.

# Membuat cepat lelah

Konsumsi gula secara berlebih tentu bisa menyebabkan penyakit diabetes. Orang yang menderita diabetes ditandai dengan glukosa atau kadar gula darah di atas normal. Padahal glokusa mempunyai peranan penting yaitu sumber energi utama untuk sel-sel di tubuh dan otak.

Selain itu, gula berlebihan juga dapat mengakibatkan turunnya kadar neurotransmitter yang gunanya untuk mengontrol hasrat seksualitas. (Adi/R5/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar