Begini Kata Kadisdik Ciamis Soal Pemberian TPP

Foto: Ilustrasi net/Ist

Foto: Ilustrasi net/Ist

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Terkait TPP, Kepala Dinas Pendidikan Ciamis, Wawan S Arifin, menyatakan, bahwa apabila Pemkab Ciamis memberikan TPP kepada seluruh guru di Kabupaten Ciamis, maka harus juga memberikan tunjangan kepada guru honorer SD dan SMP.  Karena apabila hanya guru ASN saja yang mendapatkan tunjungan, tambah dia, tidak tertutup kemungkinan guru honorer akan menuntut hal serupa.

“Kalau hanya guru ASN saja yang mendapat tunjangan, maka penghasilannya akan semakin timpang jauh dengan guru honorer yang honornya  hanya ratusan ribu. Bayangkan saja, guru ASN hanya mendapat tunjangan sertifikasi saja, penghasilannya sudah timpang jauh dengan honor guru honorer.  Apalagi kalau guru ASN mendapat lagi TPP,” terangnya. 

Fakta hari ini, lanjut Wawan, jumlah guru honorer SD dan SMP di Kabupaten Ciamis hampir sama dengan jumlah guru ASN. “Jadi, keberadaan guru honorer saat ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Kalau dulu memang guru honorer yang membutuhkan pekerjaan. Tetapi hari ini faktanya sudah terbalik, justru pemerintah daerah yang membutuhkan mereka. Karena kalau tidak ada guru honorer, Ciamis bakal kekurangan tenaga pengajar,” ujarnya. 

Apabila harus memilih, Wawan menyarankan agar Pemkab Ciamis lebih dulu memperhatikan tunjangan untuk guru honorer dan guru ASN yang belum mendapat sertifikasi. “Tapi kalau Pemkab mampu memberi tunjangan untuk semua guru,  baik honorer ataupun ASN yang sudah mendapat sertifikasi, itu lebih bagus. Hanya saja kalau harus dipilih mana yang lebih prioritas, maka kami sarankan agar dahulukan tunjangan untuk guru honorer,” katanya. 

Terkait adanya larangan pada Permendikbud bahwa guru yang sudah mendapat sertifikasi tidak boleh mendapat TPP, Wawan mengatakan pihaknya tidak mau berpolemik dengan adanya perbedaan penafsiran terkait peraturan perundang-undangan. “Pada prinsipnya kami dari Dinas Pendidikan menyerahkan sepenuhnya pada kebijakan Pemkab Ciamis. Hanya kami mengingatkan saja bahwa guru honorer pun harus mendapatkan perhatian dari Pemkab Ciamis,” ujarnya. (Bgj/Koran HR) 

KOMENTAR ANDA