BPJS Kesehatan dan Pemkab Pangandaran Segera Wujudkan UHC

Rapat koordinasi BPJS Kesehatan Banjar dengan Pemkab Pangandaran di Aula Setda perihat UHC. FOto: Madlani/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Sebagai salah satu wujud nyata sinergitas BPJS Kesehatan dengan Pemerintah dalam penyelenggaraan program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan Cabang Ciamis, Banjar dan Pangandaran melakukan rapat koordinasi dengan Pemkab Pangandaran di Aula Setda dalam rangka mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) 2018, Selasa (27/03/2018).

UHC atau jaminan kesehatan semesta ini dimaksudkan untuk memastikan semua orang mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa harus mengalami kesulitan dalam masalah biaya.

Sekretaris Daerah Pangandaran, Mahmud, mengatakan, pemerintah memiliki peran untuk mewujudkan UHC tersebut, terutama untuk wilayah Kabupaten Pangandaran yang mana semua masyarakatnya dapat memiliki jaminan kesehatan.

“Kita menargetkan semua masyarakat punya jaminan kesehatan. Melalui ini, kami bersama BPJS Kesehatan tentunya sama-sama mendukung UHC,” katanya.

Jayadi, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banjar, mengatakan, pencanangan UHC JKN-KIS direncanakan tahun ini akan terwujud. Meskipun ia tidak merinci detai waktunya, namun ia menyebutkan sampai saat ini kepesertaan JKN-KIS di Kabupaten Pangandaran mencapai 227.360 jiwa atau sudah mencapai 56,92 persen.

“Ini capaian yang bagus sekali dan kami mengapresiasi Pemkab Pangandaran. Sedangkan sisanya yang 44 persen, maka untuk mewujudkan UHC ini kita akan terus lakukan sosialisasi,” kata Jayadi.

Ia menjelaskan, keberadaan pemerintah sangat penting dalam rangka memaksimalkan program JKN-KIS. Selain itu, ia juga mengajak masyarakat yang belum mendaftarkan diri sebagai peserta untuk segera mendaftar. Jika kurang mampu, bisa daftar melalui Dinsos ataupun Dinkes Pangandaran.

“Kami berharap bagi masyarakat yang belum daftar silahkan gunakan program Kertawaluya bagi yang kurang mampu, dan bagi yang mampu gunakan BPJS Mandiri, bayarlah setiap bulannya jangan terlambat,” imbuh Jayadi.

Adapun untuk mencapai UHC tersebut, BPJS Kesehatan melakukan jemput bola ke masyarakat dengan menyiapkan mobil keliling. Lebih canggih lagi, informasi yang diberikan BPJS Kesehatan kepada peserta juga bisa melalui Smartphone dengan mendaftar terlebih dahulu.

“Pertumbuhan jumlah peserta ini juga diiringi dengan pertumbuhan jumlah fasilitas kesehatan (Faskes) yang bekerjasama dengan kami. Saat ini Kantor BPJS perwakilan Pangandaran telah bermitra dengan Seluruh Puskesmas se Kabupaten Pangandaran, seperti Dr.Nata (Susi Air), Klinik Bakti Medika, Klinik Prima Medista, Klinik Mitra Sehat, Klinik Ansena, Klinik Annisa, dan Klinik Bhakti Sandaan.” Pungkasnya. (Mad/R6/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar