Catat, Ini yang Memicu Smartphone Meledak

Ilustrasi. Foto : net/ist

Berita Teknologi, (harapanrakyat.com),-

Belum lama ini terjadi peristiwa ponsel meledak yang menewaskan seorang remaja di Kota Kheriakani, India. Kasus ponsel meledak yang melukai bahkan sampai menelan korban jiwa memang bukan kali pertama.

Ponsel yang merupakan termasuk perangkat elektronik dengan komponen yang kecil, memang sangat sensitif terhadap suhu panas. Kondisi panas yang tidak normal di dalam komponen ponsel bisa melelehkan bukan hanya isolasi plastik namun juga material logam.

Dirangkum dari Android Central, ponsel meledak umumnya terjadi karena ketidakstabilan komponen atau elektrolit yang merupakan bahan dari baterai jenis lithium ion. Akibatnya, bahan baterai tersebut bereaksi kasar dengan logam lainnya.

Baterai yang dibungkus dengan rapat dan disegel itu jika adanya panas yang tidak normal akan menyebabkan tekanan, sehingga membuat ledakan sampai casing ponsel pecah.

Berikut ini beberapa yang menyebabkan baterai lithium menjadi panas sehingga menyebabkan ledakan.

# Panas berlebih/overheating

Beterai rusak biasanya disebabkan karena overheating, yaitu ada yang tidak beres ketika mengisi baterai dan dilakukan dalam waktu yang lama, sehingga arus listrik yang masuk mempengaruhi reaksi kimia dari bahan baterai dan membuat panas berlebih.

Saat panas di baterai tidak normal atau melebih batas, maka rangkaian atau bahan seperti elektrolit yang ada di dalam baterai juga ikut overheating. Alhasil, panas berlebih itu akan menghasilkan uap, kemudian menimbulkan tekanan hingga penutup baterai belah.

# Kerusakan Mekanis

Keunggulan dari baterai ponsel jenis lithium yaitu desainnya ringan, sehingga menghasilkan daya yang besar serta gampang dipasang. Ringan karena penutup luarnya sangat tipis dan juga pemisah elektroda juga tipis.

Namun kelemahannya yaitu case dan partisi atau pembatas yang tipis ini akan cepat atau mudah rusak. Apabila salah satu komponen baterai tersebut rusak dan elektroda menyentuh komponen lain, maka akan terjadi arus pendek atau korsleting. Dengan korsleting tersebut, akan tercipta tekanan pada baterai yang bisa membuat baterai pecah, bahkan panas yang akhirnya menciptakan percikan api dan membakar ponsel.

# Memakai ponsel ketika sedang di-charge

Tidak henti-hentinya produsen smartphone menyarankan agar tidak mengoperasikan ponsel ketika sedang di-charge. Hal itu dimaksudkan karena saat baterai diisi ulang dan ponsel terus digunakan maka secara otomatis ponsel akan overheating. Dan itulah yang menyebabkan seorang remaja di India tewas karena ponsel yang meledak ketika diisi ulang baterainya.

# Memakai charger yang bukan aslinya

Tanpa disadari saat men-charge smartphone namun tidak memakai charger yang orisinil bisa berbahaya. Charger bukan bawaan aslinya juga bisa mengakibatkan korsleting. (Adi/R5/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar