Cerita Mistis Dibalik Tewasnya Anak Kembar di Ciamis

Foto: Ilustrasi net/Ist

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Meninggalnya Riska dan Riski (4), dua anak kembar yang tenggelam di kolam warga, di Dusun Karangpaningal, Desa Karangpaningal, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, beberapa waktu lalu masih menyisakan kesedihan bagi pihak keluarga, kerabat dan tetangga.

Kini, muncul dugaan penyebab meninggalnya dua anak kembar (Riska & Riski) tersebut terkait keberadaan kolam angker milik warga setempat. Pasalnya, 25 tahun silam kolam yang sama juga pernah menelan korban seorang balita. Dan selama ini di kolam itu sering terjadi keanehan-keanehan.

Ahmad, pemilik kolam, ketika ditemui Koran HR, Minggu (25/02/2018), menuturkan, kolam warisan orangtua istrinya itu pernah memakan korban jiwa. Menurut dia, 25 tahun silam, tiga orang balita terpeleset ke dalam kolam tersebut, satu diantaranya meninggal dunia.

“Dulu pernah ada kejadian anak tenggelam dan meninggal. Waktu itu tiga anak perempuan berusia lima tahun tiba-tiba terpeleset. Satu diantaranya tenggelam dan meninggal. Sementara yang duanya selamat, termasuk yang sekarang jadi istri saya,” katanya.

Kepada Koran HR, Ahmad mengungkapkan bahwa dirinya sering mendengar suara-suara aneh, salah satunya seperti deburan air dari arah kolam yang berada di belakang rumahnya tersebut. Selain itu, terkadang ada juga suara orang membuka dan menutup pintu.

“Tapi ketika dilihat, tidak ada apa-apa,” katanya. 

Endang, warga lainnya, ketika dimintai keterangan, Minggu (25/02/2018), membenarkan keberadaan sosok tinggi dan besar di area kolam tersebut. Bahkan, ketika mengantar salah seorang awak media ke lokasi, dia menyaksikan langsung sosok itu.

“Setelah selesai pengambilan gambar, saya mencoba meminta wartawan membuka hasil rekamannya. Ternyata pas dibuka, sebagian gambarnya hilang, padahal tadi pengambilan gambarnya banyak,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Mar, nenek dari Riska dan Riski, mengaku heran kedua cucunya menghilang begitu saja dari rumah. Padahal, pintu belakang (dapur) saat itu kondisinya masih terkunci.

Apalagi ketika itu, Mar mengaku dirinya berada di teras rumah mengawasi kedua cucunya yang sedang bermain di dalam rumah. Karena jika kedua cucunya ke luar dari depan rumah, Mar pasti akan mengetahuinya.

“Saat itu saya ada di depan rumah, sementara cucu saya ada di dalam. Tapi saat mereka pergi saya tidak mengetahuinya, sementara pintu belakang masih terkunci. Saya tidak tahu lewat mana mereka pergi keluarnya,” kata Mar keheranan.

Tetanga korban pun mengaku heran dengan kejadian yang mengakibatkan Riska dan Riski tewas tenggelam di kolam angker tersebut. Soalnya, tidak ditemukan tanda-tanda aneh, ataupun jejak kaki di area kolam.

“Sepertinya ada sosok gaib yang membawa kedua anak kembar ini,” kata salah satu warga. (Suherman/Koran HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar