Di Pangandaran, 2 Mobil dan 1 Motor Terlibat Kecelakaan Beruntun

Suasana pasca tabrakan beruntun di Jalan Banjar-Pangandaran. Foto: Istimewa

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Peristiwa kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Banjar-Pangandaran yang berlokasi di Dusun Cirateun, Desa Putrapinggan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran yang melibatkan 2 unit mobil serta 1 kendaraan jenis matic, Minggu (04/03/2018).

Dari informasi yang dihimpun, dua unit mobil yang terlibat kecelakaan beruntun tersebut merupakan mobil Daihatsu Luxio dengan nopol B 1667 VVH, Bus Jurusan Pangandaran-Cilacap dengan nopol R 1602 DB dan 1 unit sepeda bernopol D 3359 QH.

Menurut salah satu saksi, Andri Nursolihat, warga Desa Sindangsari, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran yang kebetulan tengah di lokasi kejadian, bahwa kecelakaan tersebut bermula saat mobil Daihatsu yang dikendarai Nova Nurhidayat, warga Kebumen, Jawa Tengah melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Kalipucang menuju Pangandaran. Saat di lokasi kejadian, tiba-tiba mobil tersebut menyalip motor yang ada di depannya.

“Nah saat itu, tiba-tiba datang dari arah berlawanan rombongan motor matic hingga kecelakaan pun tak bisa dihindari lantaran kedua kendaraan itu di tengah jalan,” jelasnya kepada HR Online.

Setelah tabrakan dengan motor, sambung Andri, mobil Daihatsu tersebut tabrakan lagi dengan bus yang datang dari arah Pangandaran. Meskipun awalnya bus sempat mengindari motor yang tertabrak Daihatsu, namun kecelakaan kedua mobil tersebut tidak bisa dihindarkan.

“Tadi pengendara motor yang bernama Muhammad Febiyan asal Kota Bandung dan temannya Nasrul langsung dilarikan ke Puskesmas. Adapun salah satu penumpang mobil Daihatsu yang bernama Sukomulyo asal Kebumen juga mendapatkan perawatan medis,” jelasnya.

Dari pantauan HR Online, akibat kecelakaan tersebut sempat membuat macet, terlebih bertepatan dengan hari libur. Adapun peristiwa ini langsung ditangani pihak Kepolisian setempat guna penyelidikan lebih lanjut. (Muhafid/R6/HR-Online)

KOMENTAR ANDA