Dies Natalis ke-64, GMNI Banjar Bertekad Kawal Para Petani

Pemberian sembako ke sejumlah petani di sela-sela kegiatan dialog dalam dies natalis GMNI ke-64 di Desa Kujangsari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar. Foto: Muhafid/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Dalam rangka dies natalis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) ke-64, DPC GMNI Kota Banjar menggelar dialog interaktif  peran petani dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional di Pendopo Desa Kujangsari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Minggu (25/03/2018).

Dialog yang menghadirkan Sekretaris Dinas Pertanian, Ir. Ngadimin dan Tri Pamuji Rudianto dari Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi STISIP BP Banjar tersebut, juga dihadiri para petani serta Kelompok Wanita Tani (KWT) setempat.

Ketua Panitia, Muhamad Mukhlis, mengatakan, penyelenggaraan kegiatan tersebut tiada lain merupakan komitmen GMNI dalam mengawal masyarakat di Kota Banjar, terutama dari bidang pertanian. Menurutnya, kegiatan tersebut sebagai sarana memberikan pemahaman kepada petani soal peran mereka dan mengedukasi kelompok tani untuk mengetahui sistem pengeloaan pertanian yang baik.

“Ini salah satu bukti kepedulian GMNI kepada masyarakat. Dengan dialog seperti ini, apalagi kita hadirkan dari dinas terkait, semoga saja harapan dari para petani bisa diwujudkan, terutama melalui program di tahun 2018 ini di Kota Banjar,” tuturnya.

Sementara itu, Solehan, Ketua GMNI Kota Banjar, menjelaskan, keberadaan petani di Indonesia sangat penting sekali perannannya, apalagi ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat yang diproduksi oleh petani. Maka dari itu, sudah sepatutnya petani mendapatkan keadilan sebagaimana termaktub dalam Undang Undang no 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan Dan Pemberdayaan Petani.

“Kami sejak awal sudah bertekad untuk mendampingi masyarakat dalam berbagai bidang. Sebagai mahasiswa, selain memiliki tanggungjawab akademik, juga secara otomatis memiliki tanggungjawab untuk peduli terhadap masyarakat, salah satunya dengan seperti ini. Dan kita sepakat untuk terus mengawalnya,” kata Solehan.

Menanggapi hal itu, Dede Rosita, Ketua KWT Mekarjaya, sangat mengapresiasi kegiatan yang digelar GMNI Kota Banjar. Tidak banyak yang ia harapkan, melainkan ia meminta GMNI untuk terus mengawal melalui kegiatan yang berkelanjutan dalam mendampingi petani maupun kelompok tani.

“Kami sangat bahagia masih ada mahasiswa yang peduli dengan kami. Tentunya ini menjadi suatu kebanggaan tersendiri dan motivasi untuk bersama-sama membangun Kota Banjar dari segi pertanian,” ungkapnya. (Muhafid/R6/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar