FT Unigal Ciamis Gelar Seminar Nasional “Membangun Wirausaha Berbasis Teknologi & Budaya”



Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Fakultas Teknik Universitas Galuh (FT Unigal) menyelenggarakan kegiatan Seminar Nasional bertajuk “Membangun Wirausaha Berbasis Teknologi dan Budaya”, Rabu (21/03/2018), bertempat di Gedung Auditorium Kampus Unigal.

Ketua Panitia Acara, Maman Hilman, ketika ditemui HR Online, Rabu (21/03/2018), menuturkan, seminar tersebut sengaja digelar untuk membangkitkan semangat generasi muda, khususnya mahasiswa agar berani menggeluti dunia wirausaha.

“Intinya melalui seminar ini, kami mengajak mahasiswa untuk membangkitkan semangat wirausaha demi membangun perekonomian bangsa,” katanya.

Menurut Maman, pada kegiatan seminar ini pihaknya menghadirkan tiga orang pembicara, diantaranya Dr. Ing. Mokhamad Hendayun, dengan materi “Menumbuhkan Jiwa Wirausaha Mahasiswa menjadi Kreatif, Inovatif dan Mandiri” . Kemudian pemateri kedua, Nahum Eka Wanda, dengan materi “Merubah Budaya Mencari Kerja menjadi Budaya Menciptakan Lapangan Kerja” .

Terakhir, pemateri ketiga, Y. Topani Sadikin, dengan materi “Menciptakan Enterpreneur University berbasis Teknologi dan Budaya”.

Tujuan dari kegiatan seminar ini, kata Maman, diantaranya untuk mengetahui tips – tips pelaku bisnis dalam menghadapi permasalahan dunia usaha, memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk berani berwirausaha dan menjadi wirausaha.

Selanjutnya, memberi pemahaman kepada mahasiswa untuk dapat mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh.
Pada kesempatan yang sama, Dekan FT Unigal, R. Nugraha Kusuma Ningrat, ketika ditemui HR Online, Rabu (21/03/2018), menuturkan, kegiatan seminar kali ini dikolaborasikan dengan pagelaran seni budaya wayang golek.

Nugraha menegaskan, seminar tersebut menjadi salah satunya upaya pihaknya merealisasikan program pendidikan kecakapan hidup (life skills education).

Nugraha berharap seminar tersebut memberikan manfaat bagi mahasiswa sekaligus memberikan kontribusi dalam program pengentasan kemiskinan dan pengangguran yang digalakkan pemerintah. (Deni/R4/HR-Online)

KOMENTAR ANDA