Hati-hati! Tuyul di Ciamis Incar Uang Pecahan Rp. 100 Ribu

Isu Tuyul Embat Uang Warga Teror Warga Ciakar Ciamis

Foto: Ilustrasi net/Ist

Berita Ciamis,(harapanrakyat.com),-

Warga Kelurahan Kertasari, Kecamatan Ciamis, beberapa waktu terakhir ini mengeluhkan insiden hilangnya uang yang mereka simpan di dompet ataupun lemari. Mereka menduga, hilangnya uang tersebut disebabkan keberadaan mahluk halus alias tuyul.

Ela, warga Cibitung, ketika ditemui Koran HR, Senin (26/02/2018), mengaku kerap kehilangan uang pecahan seratus ribu dari dalam dompet. Padahal sebelumnya dia sudah memastikan jumlah uang pecahan seratus ribu yang masuk dompet.

“Sebelum dimasukan dompet, uang selalu dihitung terlebih dahulu. Tapi ketika akan digunakan untuk berbelanja keperluan sehari-hari, pas diambil dan dihitung jumlahnya jadi berkurang,” katanya.

Diakui Ela, insiden tersebut tidak hanya terjadi sekali. Dia mengalaminya beberapa kali. Awalnya, dia tidak curiga ketika uang pecahan seratus ribu hilang dari dompet. Tapi lama-lama, setelah beberapa kali terjadi, dia jadi bertanya-tanya.

Karena saking penasaran, Ela mencoba mencampurkan uang pecahan seratus ribu dengan pecahan dua puluh ribu, sepuluh ribu, lima ribu dan dua ribu dalam dompet. Ketika pagi hari akan berangkat kerja, ternyata uang pecahan seratus ribu sudah raib dari dalam dompet.

“Padahal semalaman dompet itu saya simpan di lemari kamar dan tidak ada orang yang masuk. Untuk meyakinkan, saya mencoba untuk kesekian kalinya tanpa memasukkan uang pecahan seratus ribu. Ternyata uang puluhan ribu itu masih ada di dompet,” katanya

Senada dengan itu, Maman, warga Kertasari, ketika ditemui Koran HR, Selasa (27/02/2018), ternyata mengalami hal yang serupa. Kini dia mengaku selalu menggulung uang pecahan seratus ribu dan mengikatnya dengan karet agar tidak diambil tuyul.

“Sebelumnya saya juga sering kehilangan uang pecahan seratus ribu dari dalam tas ataupun dompet dan amplop. Kejadian ini (kehilangan) sampai beberapa kali terjadi, bila dijumlahkan uang yang hilang mencapai Rp. 1,5 juta dalam satu bulan,” katanya. 

Tapi, kata Maman, setelah uang digulung dan diikat dengan karet dia tidak lagi kehilangan uang. Untuk itu, dia juga menyarankan warga lain untuk menggulung dan mengikat uang jika ingin menyimpan uang pecahan seratus ribu. (Es/Koran HR)   

KOMENTAR ANDA