Langganan Banjir, Sawah di Padaherang Pangandaran Ini Jadi Kurang Produktif

Kondisi sawah di Desa Paledah, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran. Foto: Entang SR/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Akibat menjadi langganan banjir setiap turunnya hujan, ratusan hektar sawah di Desa Paledah, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran menjadi tak produktif. Padahal, sawah di desa tersebut merupakan bagian dari lumbung padi yang ada di Kecamatan Padaherang.

Sano, Kepala Desa Paledah, mengatakan, sawah yang terendam banjir tidak bisa lagi ditanami padi oleh para petani. Meskipun saat ini banjir sudah berangsur surut, namun petani masih enggan menanam padi lantaran kondisi cuaca yang belum stabil.

“Sawah langganan banjir ada sekitar 300 hektar. Kami sudah menyampaikan berulang kali kondisi ini sebagaimana keluhan petani, namun belum ada juga solusinya, baik dari provinsi maupun dari pusat, khususnya dari BBWS Citanduy,” katanya kepada HR Online, Jum’at (23/04/2018).

Rencananya, lanjut Sano, agar banjir tersebut tidak berkelanjutan, pihaknya merencanakan pembangunan embung. Ia harap, semua pihak bisa segera merealisasikan keinginan tersebut yang mana master plannya sudah ada.

Iping, salah seorang petani, mengatakan, bahwa sebenarnya tanah di areal pesawahan Paledah sangat bagus untuk ditanami padi. Namun karena banjir sering menerjang, pendapatan pun dari padi menurun.

“Kalau normal, 100 bata sawah saya bisa dapat gabah hingga 7 kwintal atau bila diuangkan bisa mencapai Rp. 3,5 juta. Namun angka tersebut hanya hitungan belaka karena banjir ini. Mudah-mudahan agar solusinya cepat terealisasi,” ujarnya. (Ntang/R6/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar