Penghina DPRD Pangandaran di Medsos akan Dilaporkan ke Polisi

Ketua DPRD Pangandaran, H. Iwan M Ridwan, saat saat bersama para pimpinan fraksi di salah satu rumah makan di Pangandaran. Foto: Madlani/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, H. Iwan M Ridwan, menegaskan selama 3 tahun di DPRD pihaknya menjalin hubungan baik dengan para wartawan yang ada di Pangandaran. Sebagai DPRD yang memiliki tugas dengan fungsi legislasi, fungsi penganggaran serta fungsi pengawasan, ia juga menyampaikan tidak lepas dari para wartawan untuk menginformasikan fungsinya itu ke masyarakat.

Pada saat berbincang-bincang dengan awak media, H. Iwan, sapaan akrabnya, mengungkapkan, bahwa selama menjabat di DPRD Kabupaten Pangandaran, pihaknya telah berhasil menerbitkan sebanyak 112 Perda yang mana 46 di antaranya adalah inisiatif dari DPRD.

“Hanya di Pangandaran yang usianya baru 3 tahun sudah bisa menghasilkan sebanyak itu. Ini sebuah prestasi yang patut dibanggakan, bukan justru dihina, apalagi melalui media sosial,” kata H. Iwan saat bersama para pimpinan fraksi di salah satu rumah makan di Pangandaran, Jum’at (16/03/2018).

Dalam melakukan fungsi penganggaran, kata H. Iwan, pihaknya mengaku selalu tepat waktu dan mendapat dana insentif daerah sebesar Rp. 7 miliar. Selain itu, pada fungsi pengawasan, pihaknya juga mengawasi Perda APBD dari sisi penggunaannya.

“Dalam hal ini, kita tidak ada kewenangan seperti halnya BPK ataupun inspektorat, hanya menyampaikan di tataran pelaksanaan kebijakannya saja. Di usia 3 tahun lebih ini, kita sama-sama bangun sinergitas. APBD kita sudah bisa WTP, dan itu bukan hadiah, melainkan Pemda yang bersinergi dengan DPRD-nya,” jelas H. Iwan M Ridwan.

Kaitannya dengan salah satu akun yang menghina kelembagaan DPRD Pangandaran melalui media sosial, Iwan bersama anggota DPRD lainnya bersepakat atas nama DPRD Pangandaran akan melaporkan pencemaran nama baik tersebut ke Kepolisian.

“Wajar saja seperti ini, kita punya perasaan. Kita sebagai lembaga dilecehkan, bahkan itu malah diduga telah melakukan ujaran kebencian di medsos. Kita akan lapor ke Polisi nanti setelah musyawarah dan menyepakati bersama seluruh anggota Dewan di Pangandaran,” pungkas Iwan M Ridwan. (Mad/R6/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar