Puting Beliung di Ciamis, Rumahnya Hancur dan Pemiliknya Alami Luka

Bangunan dapur rumah Samsu,warga Dusun Bangunjaya RT 13/RW 04 Desa Sukajaya, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Bara, hancur akibat disapu puting beliung, Rabu (20/03/2018) sore. Foto: Suherman/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Akibat bencana puting beliung yang melanda wilayah Dusun Bangunjaya RT 13/RW 04 Desa Sukajaya, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Rabu (21/03/2018), dan merusak belasan rumah warga, tampaknya menimbulkan korban luka. Korban luka dilaporkan bernama Samsu. Dia mengalami luka pada bagian kepala dan punduk akibat tertimpa reruntuhan bangunan dapur rumahnya. Kini korban tengah dirawat di rumah anaknya.            

Bangunan dapur rumah Samsu yang hancur dan reruntuhan pohon akibat puting beliung belum dievakuasi semua. Dari panatauan HR Online pada Kamis (22/03/18) pagi,  hanya ketua RT setempat dan anggota TNI yang datang membantu mengevakuasi barang rumah tangga milik korban. Sementara reruntuhan pohon besar belum dievakuasi dan masih menindih bangunan rumah yang hancur.

“Saya hanya bisa pasrah menerima cobaan ini. Dan saat ini saya hanya memohon ada bantuan untuk evakuasi dan memperbaiki rumah saya yang rusak agar bisa ditempati kembali,” terang Tati saat membereskan perabotan rumah tangga yang rusak.

Sebelumnya, hujan deras disertai angin kencang yang terjadi hari Rabu (21/03/18) sore tadi, membuat belasan rumah warga di Desa Bangunsari dan Desa Sukajaya, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, rusak tertimpa pohon tumbang.

Kepala Seksi Trantib Kecamatan Pamarican, Suryanto, mengatakan, untuk sementara ini, pihaknya belum bisa mendata secara keseluruhan jumlah rumah yang rusak atas terjadinya peristiwa bencana angin puting beliung yang melanda dua desa tersebut.

“Kami belum bisa mendata secara keseluruhan, namun untuk kejadian di dua desa itu ada belasan rumah yang mengalami rusak akibat akibat tertimpa pohon yang tumbang,” terangnya. (Suherman/R2/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar