Siapkan Pembangunan 2018, Pemdes Langensari Banjar Jalin Koordinasi Bersama BPD Terpilih

Pemerintah Desa Langensari bersama dengan tujuh anggota BPD terpilih, panita, pengawas, berserta Kapolsek Langensari, AKP. Aan, petugas Babinsa dan Babinmas, saat menggelar rapat bersama untuk menjalinan koordinasi awal guna mempersiapkan jalannya roda pemerintahan dan pembangunan di Desa Langensari. Photo: Nanang Supendi/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Guna menyiapkan jalannya roda pemerintahan dan juga pembangunan desa yang lebih optimal di tahun 2018 ini, Pemerintah Desa Langensari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, menjalin koordinasi dengan tujuh anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang baru saja terpilih berdasarkan hasil rekapitulasi penghitungan suara dari seluruh wilayah pemilihan, bertempat di Aaula Rapat II Kantor Desa Langensari, Selasa (13/03/2018).

Kepala Desa Langensari, Yanti, mengatakan, apa yang dilakukannya ini sebagai bentuk awal untuk menjalin koordinasi terhadap anggota BPD Lngensari terpilih, guna menyiapkan berjalannya roda pemerintahan dan pembangunan di wilayahnya.

“Selain kami mengucapkan selamat kepada BPD terpilih periode 2018-2024, juga tentunya selamat bergabung di Pemerintahan Desa Langensari ini,” ucapnya.

Karena, lanjut Yanti, bagaimana pun BPD merupakan mitra kerja pemerintahan desa untuk bisa memberikan masukan dan saran. Artinya, semuanya bersama-sama harus mampu menggali potensi di berbagai bidang, serta mampu berpikir dalam penggalian pendapatan asli desa (PADes) demi kemajuan Desa Langensari.

“Kami minta, nanti setelah dilantik bersamaan dengan anggota BPD baru dari semua desa oleh Walikota Banjar, yang direncanakan Juni 2018 mendatang, kiranya BPD juga bisa bekerja semaksimal mungkin untuk membangun Desa Langensari lebih baik lagi,” kata Yanti.

Sekretaris Desa Langensari, Dadang Suharto, menambahkan, dengan terpilihnya sebagai anggota BPD baru ini, diharapkan dapat menjaga kepercayaan warga di dapilnya masing-masing, dan menjalankan amanah dengan baik.

Anggota BPD baru juga diharapkan mampu membantu kinerja kepala desa, khususnya mempercepat pembangunan di wilayah desanya ini. Meskipun APBDes 2018 belum ditetapkan, namun banyak perencanaan program berbagai bidang yang harus diketahui dan disinergikan dengan BPD.

“Artinya, ke tujuh anggota BPD Langensari yang baru ini berhak sebagaimana tugasnya, juga untuk bekerja mengawal dan mengawasi pembangunan di Desa Langensari. Mereka terhitung efektif bekerja mulai bulan Juni 2018 hingga 2024,” kata Dadang.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Pemilihan BPD Langensari, Sadeli, mengungkapkan, sebanyak tujuh orang anggota BPD baru yang syah terpilih periode 2018-2024 itu adalah, dari dapil 1, Prapto, dengan perolehan 271 suara, dapil II Nina Harniati 412 suara, dapil III Jured 236 suara, dapil IV Yoni Septiadi 265 suara, dapil V Joni Hermanto 337 suara, dapil VI Suhartono 281 suara, dan keterwakilan perempuan adalah Rina Triwardani 1.087 suara.

Untuk partisipasi pemilih dari keseluruhan dapil yang ada mencapai 55,47 persen atau 3.703 orang dari DPT 6.676. Jika dihitung per dapil, TPS I partisipasi pemilih sebanyak 49,62 persen atau 589 dari  DPT 1.187, TPS II 51,07 persen atau 642 dari DPT 1.257, TPS III 54,52 persen atau 561 dari DPT 1.029, TPS IV 57,86 persen atau 644 dari DPT 1.113, TPS V 54,17 persen atau 649 dari DPT 1.198, dan TPS VI 69,28 persen atau 618 dari DPT 892.

Sadeli mengklaim, jumlah rata-rata partisipasi pemilih sebesar itu tak dianggapnya rendah, sebab melebihi angka 50 persen. Pihaknya menduga, warga yang tidak ikut memilih itu lantaran kondisi saat ini sebagian warga lebih memilih ke sawah. Karena memang saat ini sedang masa panen padi. Selain itu, sebagian warga juga disibukan dengan banyaknya acara resepsi hajatan, baik nikah maupun khitanan, dan yang tertinggi akibat banyak warga pemilih berada di luar daerah.

“Jika di TPS 4 dikatakan partisipasi pemilihnya rendah, menurut kami tidak juga. Buktinya melebihi partisipasi TPS lain,” tandasnya. (Nanks/Koran HR)

KOMENTAR ANDA