Ada Penampakan Pocong di Tanjakan Bukit Pugag Banjar? Begini Ceritanya

Jalan tanjakan Bukit Pugag di Dusun Karangpucung Wetan, Desa Jajawar, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, yang dianggap angker oleh sebagian warga. Photo: Hermanto/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Cerita mistis tentang makhluk gaib di tengah-tengah masyarakat selalu berkembang, mulai dari yang menyebutkan adanya penampakan kuntilanak, genderuwo, pocong, tuyul, dan jenis makhluk halus lainnya. Berbagai makhluk astral yang berasal dari dunia lain memang tidak terlihat wujudnya. Namun, bagi orang-orang tertentu, seperti indigo atau memiliki panca indra ke enam, mereka bisa merasakannya, bahkan melihatnya.

Kemunculan makhluk halus biasanya di tempat-tempat yang gelap dan sepi, misalnya di kuburan atau di jalanan yang situasinya sepi. Seperti yang terjadi di Jalan Pejuang, tepatnya di tanjakan Bukit Pugag, di Dusun Karangpucung Wetan, Desa Jajawar, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat. Menurut cerita dari beberapa warga setempat, konon di jalan tanjakan itu kerap muncul sosok makhluk halus jenis pocong.

Seperti yang dikatakan Riko (27), salah seorang warga, kepada Koran HR, Senin (02/04/2018). Ia mengaku melihat sosok makhluk halus yang menyerupai pocong di jalan tanjakan tersebut.

“Waktu itu hari Kamis (29/03/2018) malam sekitar jam 23.55 WIB, saya pulang dari Banjar kota mengendarai sepeda motor. Tepat di tanjakan Pugag, motor saya tiba-tiba mogok jadi terpaksa harus didorong. Saat sedang mendorong motor, saya kaget melihat sosok pocong melintas di depan saya dan seketika itu juga saya lari hingga terpontang-panting. Padahal saya sudah berteriak ketakutan tapi tak ada yang mendengar,” tutur Riko.

Pengalaman serupa juga diungkapkan Eno, warga lainnya. Menurut dia, selain pocong, di jalan tanjakan tersebut juga pernah ada muncul sosok makhluk halus tinggi besar dengan matanya yang terlihat merah.

“Itu saya sendiri yang mengalaminya ketika pulang dari rumah teman malam-malam pada awal Maret 2018, tanggalnya lupa lagi. Pokoknya sosoknya tinggi besar dan matanya merah, dan itu membuat saya sangat takut,” ujar Eno.

Namun, penampakan-penampakan tersebut dibantah oleh Seno (42), warga lainnya. Dia mengatakan, sebaiknya masyarakat jangan terlalu bersugesti ke arah mistis jika melintasi jalan tanjakan di Bukit Pugag.

“Sebagai orang beriman, kita sebaiknya berpikir positif saja, jangan sampai berpikir ke hal-hal negatif nantinya malah dikhawatirkan akan mencelakai diri sendiri. Coba ketika kita naik motor, terus tiba-tiba katanya melihat makhluk halus, akibat rasa takut yang berlebihan akhirnya bawa motor sekencang-kencangnya hingga lepas kendali. Kalau celaka, siapa yang rugi,” kata Seno.

Ia mengaku kalau dirinya belum pernah sekalipun melihat sosok makhluk halus kerap muncul di tanjakan Bukit Pugag, seperti banyak diceritakan warga. Menurut Seno, ditanjakan tersebut justru dirinya sering memergoki orang yang sedang pacaran.

Ditemui di tempat terpisah, pimpinan Pondok Pesantren Al Barokah, Ustad Dadang Darisman, menegaskan, bahwa istilah pocong itu memang ada dalam Islam. Namun, dalam hal ini bukan si jenazah yang menghantui, karena ketika ruh sudah lepas dari jasad manusia, maka akan kembali menghadap Alloh SWT.

Ustad Dadang juga menjelaskan, dengan adanya pocong yang gentayangan dan menampakkan diri, hal itu bukan berarti si tali pocong tersebut tidak dibuka dalam ikatannya, melainkan itu adalah jelmaan dari Qorin.

“Islam telah memberikan senjata ketika kita bertemu dengan makhluk halus, baik berupa pocong maupun jenis makhluk halus lainnya. Baca saja Ayat Kursi, Surat Annas, dan Alfalaq, Insya Allah mereka langsung lenyap,” tandasnya. (Hermanto/Koran-HR)

KOMENTAR ANDA