Agun Gunandjar Minta Kader Golkar Pangandaran Dukung Pembangunan Pemerintah

Agun Gunandjar di sela kegiatan orientasi diklat untuk fungsionaris dan para bakal calon anggota legislatif di salah satu aula hotel di Pangandaran. Foto: Madlani

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Agun Gunandjar Sudarsa, menegaskan Golkar terus mendukung pemerintah pusat serta mengapresiasi kepemimpinan Jokowi yang telah melakukan kinerjanya dalam pembangunan infrastruktur. Hal itu merupakan modal utama dalam mengkampanyekan dukungan di bidang pembangunan yang sejalan dengan Golkar.

Kang Agun, sapaan akrabnya dalam kesempatan orientasi diklat untuk fungsionaris dan para bakal calon anggota legislatif di salah satu aula hotel di Pangandaran, mengatakan, bahwa kader Golkar harus bersama-sama mengantisipasi berbagai isu yang berusaha memecahbelah persatuan bangsa.

“Isu seperti pemerintah anti islam dan pro China kita harus antisipasi dan itu tidak benar. Padahal, pemerintah membuka ruang gerak pertumbuhan islam sebagai kekuatan mayoritas pilar kebangsaan sebagai prinsip Pancasila,” jelas Agun, Rabu (25/04/2018)

Golkar sebagai partai yang menghormati keragaman serta perbedaan, lanjut Agun, sudah menjadi prinsip sejak dahulu yang dipegang, dan itu tidak bisa lepas dari Islam.

“Bakal calon legislatif dari Golkar harus bisa menepis isu-isu seperti itu. Selain itu, mereka juga dibekali dan harus paham dengan sejarah Golkar. Sebab, sejatinya Golkar berkomitmen untuk berjuang demi kepentingan kesejahteraan masyarakat,” tegas Agun.

Sebagai bidan pemekaran yang selalu berusaha mewujudkan Pangandaran lebih baik, sambung Agun, ia meminta kader untuk terus menyampaikan pada Pilkada Jabar, Pileg maupun Pilpres bahwa pemekaran di Pangandaran tidak lepas dari Partai Golkar.

“Mulai hari ini jangan terlambat untuk mengkampanyekan dan mensosialisasikan bahwa pemekaran di Pangandaran itu bisa terwujud karena Partai Golkar. Perkembangan pembangunan yang drastis dengan ikonnya ini tidak mungkin akan ada kalau tidak ada pemekaran. Maka dari itu, proses ini harus disuarakan dan tentunya banyak tokoh pemekaran di Pangandaran itu dari Golkar,” pungkasnya. (Mad/R6/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar