Begini Cara Komunitas Punk Pangandaran Manfaatkan Uang Hasil Ngamen

Komunitas punk di Pangandaran saat melakukan aktvitas usahanya di Alun-alun Parigi, Kabupaten Pangandaran. Photo: Madlani/HR.

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Komunitas punk di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, mampu membuat usaha kecil yang dibangunnya dari hasil ngamen. Usaha yang ditekuni mereka saat ini diantaranya menjual atribut fashion khusus komunitas punk, seperti emblim dan kaos sablonan hasil karya komunitas.

“Prodak yang kami jual ini murni dari modal hasil ngamen yang ditabung untuk keperluan aktivitas bersama. Usaha ini mulai ditekuni kami sudah berjalan satu bulan, setelah sebelumnya kami banyak membaca buku bacaan yang rutin digelar di taman Alun-alun Parigi,” tutur Asep, salah seorang komunitas punk, kepada HR Online, Selasa (03/04/2018).

Dia juga mengungkapkan, bahwa dengan rajin membaca membuat mereka pintar dan terinspirasi berbagai macam ide. Setelah itu kemudian dipraktekan bersama, salah satunya usaha berjualan atribut emblim punk dan kaos sablonan.

Selain melakukan kegiatan usaha, komunitas punk di Pangandaran juga punya kegiatan rutin, yakni latihan memainkan alat musik, dengan tujuan agar teman-teman komunitasnya punya keahlian dalam memainkan alat musik.

“Hasil dari latihan memainkan alat musik ini sekarang sudah berhasil menciptakan 9 lagu bergenre Punk Rock, yang berisi kritik sosial. Selain itu, juga membuat group band Crew Fuck Punk Shit. Rencananya kami akan launching single album perdana sebanyak 3 lagu. Untuk biaya recording akan diupayakan dari hasil usaha yang telah berjalan ini,” kata Asep. (Mad2/R3/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar