Cegah Agar Tidak Lagi Terjadi Longsor di Jalan Kawali Ciamis, Harus Dibangun TPT

Sebuah tebing longsor hingga menutupi badan jalan di pinggir jalan raya Ciamis-Cirebon atau tepatnya di perbatasan Bojong-Hayawang blok Cihayam, Dusun Hayawang, Desa Winduraja, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Rabu (18/04/2018) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Foto: Edji Darsono/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Di sepanjang tebing yang mengalami longsor di pinggir jalan raya Ciamis-Cirebon atau tepatnya di Dusun Sukahurip, Desa Winduraja, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, hingga menutupi badan jalan, Rabu (18/04/2018) malam, harus segera dibangun TPT (Tembok Penahan Tebing). Apabila tidak secepatnya dibangun TPT, bencana serupa diprediksi akan terjadi kembali.

Jejen, warga Dusun Sukahurip, Desa Winduraja, mengatakan, tanah di sepanjang tebing jalan yang longsor tersebut sangat labil. Apabila kembali diguyur hujan, tidak menutup kemungkinan longsor susulan bakal terjadi. “Daerah itu memang rawan longsor. Karena di atas tebing itu terdapat areal persawahan. Makanya di sepanjang tebing itu perlu ditahan oleh bangunan TPT agar tidak kembali terjadi longsor,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, akibat tebing yang berada di pinggir jalan raya tersebut mengalami longsor, membuat badan jalan tertimbun tumpahan tanah. Akibatnya, arus lalu lintas kendaraaan Ciamis menuju Cirebon ataupun sebaliknya sempat ditutup. Warga bersama petugas gabungan dari BPBD, Polri dan TNI hingga malam ini masih membersihkan matrial longsor yang menutupi badan jalan.

Arus lalu lintas dari arah Cirebon menuju Ciamis pun sempat dialihkan ke jalur sasak gantung Dayeuhluhur Kecamatan Jatinagara, Kabupaten Ciamis. Sementara dari arah Ciamis menuju Cirebon dialihkan ke jalur Sukamantri-Maniis Majalengka. (Edji/R2/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar