Sabtu, Agustus 13, 2022
BerandaBerita CiamisIkut Terbakar Dengan Rumahnya, Nenek Berusia 70 Tahun di Ciamis Ini Masih...

Ikut Terbakar Dengan Rumahnya, Nenek Berusia 70 Tahun di Ciamis Ini Masih Bisa Bertahan Hidup

Berita Ciamis, (haapanrakyat.com),-Seorang nenek renta yang diketahui bernama Rasih (70), warga Dusun Gunungsari RT 10/RW 12 Desa Cintanagara, Kecamatan Jatinagara, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, dilaporkan mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya setelah rumah panggung miliknya hangus dilalap si jago merah, Sabtu (20/04/2018), sekitar pukul 14.30 WIB.

Dari informasi yang dihimpun HR Online, peristiwa ini berawal ketika Nenek Rasih tengah menanak nasi dengan menggunakan pembakaran tangku di ruangan dapur rumahnya. Tanpa diduga tangku tersebut memercikan api hingga membakar dinding ruangan dapur yang terbuat dari bahan kayu. Setelah ruangan dapur terbakar, kemudian merambat ke ruangan depan hingga akhirnya seluruh bangunan rumahnya ludes terbakar dan rata dengan tanah.

“Karena rumahnya panggung dan seluruh bangunannya terbuat dari kayu, membuat api dengan mudah cepat merambat. Sementara Ibu Rasih yang usianya sudah tua dan tinggal seorang diri di rumahnya, tidak berdaya ketika api membakar rumahnya. Akibatnya, dia ikut terbakar dan tertimpa rerentuhan atap bangunan yang hangus dilalap api,” ujar Anggota Tagana Kabupaten Ciamis, Encu Syam Indra, kepada HR Online, Sabtu (19/04/2018).

Beruntung, kata Encu, nenek Rasih akhirnya bisa diselamatkan setelah sejumlah warga melakukan pertolongan. “Sejumlah warga memberanikan diri dengan cara mendobrak puing-puing bangunan yang tengah terbakar. Alhamdulillah Ibu Rasih akhirnya bisa diselamatkan meski dia mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya,” ujarnya.

Rumah Rasih (70), warga Dusun Gunungsari RT 10/RW 12 Desa Cintanagara, Kecamatan Jatinagara, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, hangus terbakar dan rata dengan tanah. Foto: Istimewa

Dihubungi terpisah, Kepala Desa Cintanagara, Kecamatan Jatinagara, Said Suryadi, membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Menurutnya, warga mengetahui adanya kebakaran setelah melihat kobaran api dan asap mengepul di atap rumah nenek Rasih.

“Karena usianya sudah renta, korban tidak langsung melarikan diri saat api membakar rumahnya. Begitupun tetangganya tidak mendengar terikan minta tolong. Mungkin karena faktor usia juga sehingga korban tidak bisa berteriak kencang,” ujarnya, kepada HR Online, Sabtu (19/04/2018).

Said pun membenarkan bahwa korban tinggal seorang diri di rumahnya. Karena tidak ada orang yang mengetahui awal terjadi kebakaran, membuat nenek Rasih pun menjadi korban. “Kalau ada orang yang menemani Ibu Rasih di rumahnya, mungkin akan lain ceritanya. Ketika api membakar ruangan dapurnya, mungkin ada orang yang bisa cepat memadamkan api. Minimalnya orang itu cepat berteriak minta tolong kepada tetangga sembari menyelamatkan Ibu Rasih dari kobaran api,” ujarnya.

Said mengatakan, kini Nenek Rasih sudah dibawa ke RSUD Ciamis untuk penyembuhan luka bakarnya. “Karena luka bakarnya parah sampai di sekujur tubuhnya, maka harus dilakukan tindakan medis di RSUD. Tak lama setelah dievakuasi, Ibu Rasih langsung dibawa oleh mobil ambulan ke RSUD Ciamis,” pungkasnya. (Edji/R2/HR-Online)