Istri dan Tiga Anak Korban Pembunuhan di Pasirlawang Ciamis Menangis Histeris

Kedatangan jenazah Kamin (48), korban pembunuhan yang juga warga Dusun Mekarsari RT 01/RW 01 Desa Pasirlawang, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, disambut isak tangis oleh keluarga dan tetangga, Senin (09/04/2018). Foto: Suherman/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Kedatangan jenazah Kamin (48), korban pembunuhan yang juga warga Dusun Mekarsari RT 01/RW 01 Desa Pasirlawang, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, disambut isak tangis oleh keluarga dan tetangga, Senin (09/04/2018). Setelah jenazah diotupsi untuk keperluan penyelidikan kepolisian, kemudian diserahkan ke pihak keluarganya.

Dari pantauan HR Online, saat jenazah korban tiba di rumah duka, ketiga anak korban dan istrinya langsung menangis histeris. Jenazah pun langsung dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum yang tak jauh dari rumahnya.

Sementara itu, Waris kakak kandung korban, mengaku tidak begitu tahu kronologis kejadian pembunuhan yang menewaskan adiknya tersebut. Namun, kata dia, pihaknya meminta kepada penegak hukum agar pelaku diberi hukuman yang seberat-beratnya. “Menghilangkan nyawa manusia bukan perkara kecil. Makanya, kami dari keluarga minta keadilan, agar pelaku dihukum seberat-beratnya,” tegasnya.

Sebelumnya, motif pembunuhan yang terjadi di Dusun Mekarsari RT 01/RW 01 Desa Pasirlawang, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Minggu (08/04/2018), dengan korban Kamin (48), warga Dusun Mekarsari, Desa Pasirlawang, Kecamatan Purwadadi, ternyata dilatarbelakangi dari rebutan lahan garapan sawah, dimana korban dan pelaku sama-sama berprofesi sebagai jasa operator traktor. Pelaku yang membunuh korban diketahui bernama Evan (22), warga Cimaragas, Kabupaten Ciamis.

Kapolsek Lakbok AKP Badri, kepada HR Online, Minggu (08/04/2018) malam, mengatakan, pembunuhan ini diawali dari pertengkaran antara pelaku dengan korban di sebuah areal persawahan pada Minggu (08/04/2018) sekitar pukul 18.30 WIB. Saat itu keduanya terlibat cekcok gara-gara rebutan lahan garapan.

“Korban dan pelaku profesinya sama sebagai jasa traktor. Hanya saja pelaku warga Cimaragas yang sering mendapat orderan jasa traktor dari petani di Desa Pasirwalang. Pelaku sudah biasa usaha jasa traktor di Desa Pasirlawang karena ada kakaknya di sana. Sementara korban merupakan warga asli setempat,” ujarnya. (Suherman/R2/HR-Online)

Berita Terkait

Motif Pembunuhan di Pasirlawang Ciamis Gara-gara Rebutan Garapan Sawah

Pembunuhan di Pasirlawang Ciamis, Warga yang Murka Sempat Memburu Pelaku

Geger, Warga Pasirlawang Ciamis Temukan Mayat Penuh Luka Sayatan

KOMENTAR ANDA

Komentar