Jalan Berlubang di Jalur Banjar-Langensari Intai Pengendara

Salah satu jalan berlubang di tikungan Jalan Banjar-Langensari di Dusun Rancakole, Dusun Mulyasari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar. Photo: Muhafid/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Sejumlah titik Jalan Raya Banjar-Langensari perlu mendapat perbaikan. Pasalnya, cukup banyak lubang yang menganga dan membahayakan para pengendara. Seperti halnya di jalan tikungan Dusun Rancakole, Desa Mulyasari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, tampak lubang berada di tengah-tengah jalan.

Meski lubang tersebut ukuran tidak begitu besar, namun kerusakan itu bisa cepat melebar dengan masih berlangsungnya musim hujan, serta arus lalu lintas yang cukup ramai. Kerusakan serupa juga terlihat di lokasinya.

Hendra, salah seorang pengendara sepeda motor, mengatakan, kerusakan yang tersebar di sejumlah titik sepanjang jalan kota tersebut perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah, untuk kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

“Yang saya lihat paling banyak di sekitar Pasar Bojongkantong, itu perlu diperbaiki. Tapi, untuk tempat lain juga perlu dicek lagi oleh dinas terkait, dan kalau bisa segera diperbaiki,” katanya, kepada Koran HR, Selasa (17/04/2018).

Lubang di jalan yang terletak di Rancakole, lanjut Hendra, sudah jelas membahayakan pengendara. Pasalnya, kondisi jalan yang menikung serta ramai kendaraan yang lalu lalang melintasi lokasi tersebut semakin menambah kekhawatiran pengguna jalan, lantaran di lokasi itu kerap terjadi kecelakaan.

Hal senada diungkapkan Hakim, warga lainnya. Menurut dia, kondisi hujan yang saat ini terus mengguyur wilayah Kota Banjar dan sekitarnya, secara otomatis akan berdampak pada ketahanan infrastruktur jalan. Apalagi jalan yang sudah berlubang bisa semakin membesar karena air meresap ke tanah melalui celah-celah jalan yang sudah rusak.

“Setidaknya kalau segera diperbaiki dapat meminimalisir dalam perbaikannya. Akan tetapi kalau dibiarkan berlama-lama, tentunya akan semakin lebar dan dalam karena hujan,” kata Hakim. (Muhafid/Koran HR)

KOMENTAR ANDA