Kampus Unpad di Pangandaran Ditargetkan Bisa Tampung 10 ribu Mahasiswa

Peresmian pembangunan kampus Unpad Pangandaran di Desa Cintaratu, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. Foto: Madlani/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Sebagai salah satu upaya meningkatkan pembangunan di wilayah Jawa Barat, Universitas Padjadjaran khususnya di wilayah Priangan Timur membuka program studi di luar kampus utama (PSDKU) yang tepatnya di Pangandaran sejak tahun 2016.

Rektor Unpad, Prof. Tri Hanggono, menargetkan lulusan pertama Unpad di Pangandaran pada tahun 2020. Adapun program studi yang dibuka jenjang sarjana adalah Administrasi Bisnis (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik), Peternakan (Fakultas Peternakan), Ilmu Komunikasi (Fakultas Ilmu Komunikasi), Keperawatan (Fakultas Keperawatan), dan Perikanan (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan).

“Program studi yang dibuka adalah program studi yang memiliki relevansi kuat dengan kebutuhan wilayah Pangandaran dan juga yang dibukan merupakan prodi yang telah terakreditasi A,” ungkap Tri Hanggono usai peletakan batu pertama pembangunan Kampus Unpad di Desa Cintaratu, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Sabtu (31/03/2018).

Tri memaparkan, bahwa lima prodi tersebut memiliki peminat cukup tinggi, terutama bagi calon mahasiswa yang menempuh jalur SNMPTN dan SBMPTN yang mana proses pembelajarannya di Pangandaran.

Melalui Unpad di Pangandaran ini, kata Tri, bakal mendorong pengembangan di wilayah Pangandaran. Sebab, ia meyakini jika terdapat perguruan tinggi di suatu daerah bakal mendongkrak pembangunan wilayahnya.

“Hingga saat ini, dua angkatan, yakni tahun 2016 dan 2017, mencapai 198 mahasiswa dari lima prodi. Kita harap nantinya kampus Unpad Pangandaran bisa menampung 10 ribu mahasiswa. Seperti halnya di Jatinangor, pertumbuhan ekonomi sudah sangat kompleks. Maka dari pembangunan di Pangandaran ini, kami harap bisa demikian yang didukung oleh semua pihak, terutama birokrasi pemerintah,” imbuhnya.

Selain itu, kata Tri, ke depan pihaknya akan menawarkan kepada birokrasi yang akan melanjutkan studi S2 tidak perlu lagi ke kampus di Jatinangor maupun di Dipatiukur, akan tetapi cukup di Pangandaran. (Mad/R6/HR-Online)

KOMENTAR ANDA