Kemantapan Jalan Kabupaten di Ciamis Sudah Capai 68,719 %

Salah satu proyek peningkatan jalan di wilayah Kabupaten Ciamis. Foto: Istimewa

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Dari total panjang jalan kabupaten yang dikelola oleh Pemkab Ciamis sepanjang 848,296 km, 48,44%-nya atau sepanjang 410,913 km, kini sudah dalam kondisi baik.

Sementara 172,024 km atau 20,279%-nya dalam kondisi sedang. Sedangkan jalan dengan kondisi rusak ringan sepanjang 108,454 km atau 12,785% dan jalan dengan kondisi rusak berat sepanjang 156,905 km atau 18,496%.

Dengan begitu, apabila dihitung dengan rumus kemantapan jalan (jalan kondisi baik 48,44%+ jalan kondisi sedang 20,279%), maka kemantapan jalan di Kabupaten Ciamis hingga akhir tahun 2017 sudah mencapai 68,719 persen.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Ciamis, Kusdiana, mengatakan, dalam RPJMD Kabupaten Ciamis, ditargetkan bahwa kemantapan jalan hingga anggaran tahun 2018 harus mencapai 69 persen. Hingga hasil pembangunan tahun 2017 saja, kata dia, kemantapan jalan kabupaten sudah mencapai 68,719 persen.

“Kalau melihat target RPJMD, tinggal nol koma sekian lagi untuk mencapai 69 persen kemantapan jalan. Pada tahun anggaran 2018 ini kami masih fokus pada perbaikan jalan. Dan pada akhir tahun 2018, Insyaallah kemantapan jalan kabupaten akan melebihi target yang ditetapkan dalam RPJMD,” terangnya, kepada Koran HR, pekan lalu.

Kusdiana menambahkan, apabila menilik pada kemantapan jalan tahun 2016 yang berada di angka 66,787 persen, maka hasil pembangunan tahun 2017 telah meningkatkan kemantapan jalan sekitar 2 persen atau menjadi 68,719 persen. “Mudah-mudahan hasil pembangunan pada tahun 2018 ini bisa meningkatkan kemantapan jalan hingga 2 sampai 3 persen,”ujarnya.

Di tempat yang sama, Kabid Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Ciamis, Okta Jabal, menjelaskan, pada tahun anggaran 2017, pihaknya menggulirkan program peningkatan jalan sepanjang 83,41 km. Sementara program pemeliharaan jalan sepanjang 25,71 km.

“Meski kita fokus pada program jalan sampai berhasil melakukan peningkatan jalan hingga 83,41 km dan melakukan pemeliharaan jalan hingga 25,71 km, namun persentase peningkatan kemantapan jalannya hanya meningkat sekitar 2 persen dari tahun sebelumnya. Hal itu karena kondisi jalan sifatnya dinamis. Artinya, kekuatan kontruksinya akan cepat menurun seiring jalan tersebut setiap hari digunakan akses transportasi kendaraan,” ujarnya.

Menurut Okta, kalau akhir tahun 2017 kemantapan jalan kabupaten terhitung 68,719 persen, maka dalam beberapa bulan kedepan prosentasinya dipastikan menurun. Karena dipastikan akan ada jalan yang mengalami penurunan kualitas akibat digunakan setiap hari dan juga dipengaruhi oleh faktor alam.

Okta mengungkapkan, dari 83,41 km program peningkatan jalan yang digulirkan tahun 2017, diantaranya peningkatan jalan hotmix sepanjang 69,84 Km, jalan beton/rigid sepanjang 3,42 Km dan jalan lapen sepanjang 10,15 km. Sementara dari 25,71 km pemeliharaan jalan, 5,96 km diantaranya jalan hotmix, 0,83 km jalan beton/rigid dan 18,92 km jalan lapen. (Heri/Koran-HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar