Laut Dua Warna, Fenomena Langka di Pantai Karapyak Pangandaran

Fenomena Langka di Pantai Karapyak Pangandaran. Foto: Entang SR/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Keberadaan Kabupaten Pangandaran yang memiliki pantai begitu panjang sangat cocok untuk dikunjungi wisatawan. Selain pesona alamnya yang memukau, berbagai fenomena alam juga menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang ingin mengabadikannya.

Seperti halnya yang terjadi di Pantai Karapyak di Kecamatan Kalipucang, pantai yang bisa diakses dari wilayah Kota Banjar dengan jarak sekitar 1,5 jam dengan jalan yang kini sudah bagus ini, Pantai Karapyak menawarkan pesona fenomena alam yang berbeda, yakni saat debit air Sungai Citanduy meningkat dan bermuara ke laut, akan tampak warna air laut yang sangat kontras. Air sungai yang berwarna coklat itu bercampur dengan air laut itu akan tampak jelas sekali warnanya. Bahkan, seolah berwarna merah.

“Ini seperti yang terjadi di Eropa. Jadi tidak usah jauh-jauh ke sana, di Pangandaran juga ada. Pertemuan air tawar dan air laut ini sangat memukau sekali. Apalagi hamparan pasir putih yang ada di pantau semakin menambah eloknya Pantai Karapyak,” jelas Kasi Promosi Pariwisata Pangandaran, Asep Kartiwa, kepada Koran HR, Selasa (10/04/2018).

Meskipun begitu, Asep menghimbau kepada pengunjung yang hendak berkunjung ke lokasi tersebut untuk menjaga biota laut yang ada. Sebab, semuanya dilindungi.

Selain pemandangan menarik itu, Asep menambahkan, dari Pantai Karapyak juga bisa menyaksikan Pulau Nusakambangan yang terletak di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Sementara itu, bagi yang memiliki hobi memancing, Pantai Karapyak juga sangat cocok untuk dikunjungi menggunakan perahu.

“Aksesnya sekarang sudah mudah, hanya sekitar 10 menit jika menggunakan kendaraan dari jalur utama ke Pangandaran. Saya harap, segala potensi wisata yang ada di Pangandaran untuk dijaga kelestariannya,” pungkas Asep. (Ntang/Koran HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar