Polres Banjar Gencar Sosialisasi Bahaya Miras Oplosan

Spanduk seruan bahaya minuman keras oplosan yang dipasang oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Banjar, di salah satu titik keramaian di wilayah Kota Banjar. Photo: Hermanto/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-  Maraknya peredaran minuman keras (miras) oplosan yang mengakibatkan banyaknya korban jiwa akhir-akhir ini, membuat jajaran Polres Banjar melalui Satuan Reserse Narkoba, gencar melakukan razia minuman keras dan sosialisasi kepada masyarakat serta pelajar di Kota Banjar, Jawa Barat. Hal ini dilakukan untuk menyelamatkan warga, khususnya para generasi muda dari bahaya narkoba dan miras oplosan.

Selain gencar sosialisasi, Satuan Reserse Narkoba Polres Banjar juga melakukan pemasangan spanduk yang berisi seruan bahaya minuman keras oplosan di sejumlah titik di wilayah Kota Banjar.

Kepala Satres Narkoba Polres Banjar, AKP. Usep Supian, mengatakan, pihaknya melakukan sosialisasi melalui tatap muka dengan para remaja atau pelajar. Selain itu, pihaknya juga sosialisasi melalui spanduk-spanduk yang di pasang pada tempat-tempat strategis, seperti di Alun-alun Langensari, Rest Area Banjar Atas, perbatasan Ampel Koneng, perbatasan Banjar-Pamarican, serta di sejumlah titik keramaian.

“Pemasangan spanduk seruan bahaya miras oplosan ini dilakukan di beberapa titik, khususnya di tempat keramaian atau di mana para remaja sering nongkrong di sana,” terangnya, Selasa (17/04/2018).

Menurut Usep, seruan atau himbauan menggunakan alat peraga seperti ini lebih efektif dalam memberi pengarahan kepada masyarakat. Karena, melalui spanduk dapat dibaca langsung oleh masyarakat luas.

Melalui himbauan ini, pihaknya berharap masyarakat, khususnya para generasi muda di Kota Banjar, terhindar dari narkoba atau miras oplosan. Jangan sampai para generasi muda menjadi korban seperti yang terjadi di kota atau kabupaten lain di wilayah Jawa Barat.

“Diharapkan masyarakat sadar akan bahaya mengkonsumsi narkoba, minuman keras maupun minuman keras oplosan, karena sangat berbahaya untuk kesehatan dan keselamatan jiwa,” tandas Usep. (Hermanto/Koran-HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar