Selebaran Provokatif, Dua Tim Paslon di Banjar Sepakat Laporkan ke Kepolisian

Tim Paslon 1 dan 2 bersama Kapolres Banjar usai melakukan pertemuan perihal selebaran provokatif yang menyebar di tengah-tengah masyarakat. Foto: Muhafid/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Warga Kota Banjar digemparkan adanya selebaran gelap yang berisi provokasi terhadap warga dalam momen Pilkada 2018. Diketahui dari aparat Kepolisian, selebaran tersebut berdasarkan laporan ditemukan di empat titik lokasi di tempat ibadah serta rumah warga, Senin (30/04/2018).

Selain selebaran tersebut membuat resah warga, juga menjadi perbincangan di media sosial serta menyebar begitu cepat dan membuat penasaran siapa pelaku dibalik kegaduhan dalam momen Pilkada ini.

Ketua Setgab Paslon Iman Barokah, Budi Kusmono, saat bersama Ketua Setgab Paslon Asih Saenyana, Polres Kota Banjar serta Panwaslu Banjar di salah satu rumah makan, mengatakan, bahwa dirinya menyesalkan orang yang tidak bertanggungjawab menyebarkan selebaran provokatif tersebut dan berkeinginan Pilkada 2018 tidak kondusif.

“Dalam pertemuan ini kita dari Paslon nomor 1 dan 2 sepakat untuk menindaklanjuti selebaran hoaks ini sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia,” katanya kepada awak media.

Budi menambahkan, pihaknya bersama tim paslon nomor 1 mempercayakan kasus ini kepada pihak Kepolisian untuk melakukan penyelidikan siapa pelaku selebaran provokatif itu.

“Kami harap secepatnya bisa terungkap. Sehingga, hal yang merugikan kami dan dari tim paslon nomor 1 juga bisa segera diselesaikan agar tidak menjadi polemik ke depan,” paparnya.

Meskipun dengan adanya selebaran tersebut, Budi meyakini masyarakat Kota Banjar bisa menjaga kondusifitas dan tidak bisa diadu domba dengan hal-hal yang provokatif.

“Kita sudah sepakat dengan tim paslon nomor 1 untuk menjaga kondusifitas Kota Banjar dan menjaga kedamaian yang selama ini sudah kita bangun bersama. Kami dengan tim paslon 1 adalah keluarga, sehingga dengan adanya ini tidak terpengaruh,” katanya lagi.

Kendati demikian, Budi menambahkan, pihaknya akan melaporkan kasus ini ke Kepolisian agar pelaku bisa tertangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Ini bentuk keseriusan kami terhadap pelaku dan harapannya ke depan tidak terulang lagi,” pungkasnya. (Muhafid/R6/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar