Tanpa Sanak Saudara, Pria Buta di Ciamis Ini Hidup Sebatangkara di Gubuk Kandang Ayam

Irfan, seorang pemuda di Dusun Karanganyar, RT 17 RW 03, Desa Karyamukti, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, kini tinggal di sebuah gubuk di samping kandang ayam. Foto: Suherman/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Irfan, seorang pemuda di Dusun Karanganyar, RT 17 RW 03, Desa Karyamukti, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, hidup tanpa sanak saudara. Parahnya lagi, Irfan yang mengalami kebutaan sejak dua tahun terakhir itu kini tinggal di sebuah gubuk disamping kandang ayam.

Ketika ditemui Koran HR, Selasa (24/04/2018), Irfan mengaku sepeninggal orang tua angkatnya, untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari dia mengandalkan belas kasihan warga atau tetangga.

“Dulu saya bisa melihat, tapi setelah sekitar dua tahun silam, saya tidak bisa lagi melihat. Sekarang saya hidup sendiri, saya tidak tahu orang tua kandung. Sejak kecil saya hidup bersama orang tua angkat. Untungnya, masih ada tetangga yang peduli, memberi tempat dan makan kepada saya,” katanya.

Adit, warga Karanganyar, ketika ditemui Koran HR, Selasa (24/04/2018), mengaku merasa iba menyaksikan kondisi yang dialami Irfan. Untuk itu, Adit memberikan tempat tinggal sementara untuk Irfan.

“Saya sedih melihatnya. Saya putuskan membuat gubuk untuk tempat tinggal Irfan. Gubuk itu memang dekat kandang ayam, karena hanya disitu yang bisa saya berikan, agar saya dan keluarga bisa memantaunya setiap saat,” katanya.

Di tempat terpisah, Kepala Desa Karyamukti, Sudaryat Chandra, ketika ditemui Koran HR, Selasa (24/04/2018), mengaku sedang memperjuangkan nasib Irfan untuk mendapatkan status kependudukan.

“Karena lama tidak tinggal disini, maka dalam data kependudukan namanya tidak tercantum. Namun sekarnag kami sedang mengupayakan agar namanya masuk dalam data kependudukan. Nanti setelah data kependudukannya jelas, insyaallah kami akan memperjuangkan untuk pengobatannya,” kata Sudaryat. (Suherman/Koran-HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar