UPTD Puskesmas Pamarican Ciamis Lepas 21 Petugas PIS-PK

Sebanyak 21 orang petugas medis Puskesmas Pamarican, Kabupaten Ciamis, yang akan bertugas sebagai pencatat Program Indonesia Sehat-Pendekatan Keluarga (PIS-PK), dilepas oleh Kepala UPTD Puskesmas Pamarican. Photo: Suherman/HR.

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Sebanyak 21 orang petugas medis Puskesmas Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang akan bertugas sebagai pencatat Program Indonesia Sehat-Pendekatan Keluarga (PIS-PK), dilepas oleh Kepala UPTD Puskesmas Pamarican, Tata Sudinta, dan disaksikan pula oleh Camat Pamarican, Yogi Ginanjar, bertempat di halaman Kantor Puskesmas Pamarican, Senin (09/04/2018).

Kepala UPTD Puskesamas Pamarican, Tata Sudinta, mengatakan, pelepasan 21 petugas PIS-PK ini sebagai upaya pemerintah untuk mengetahui permasalahan kesehatan masyarakat secara menyuluruh, dengan 12 indikator pendataan untuk menuju Indonesia sehat.

“Dari 21 petugas yang dilepas ini, nantinya mereka akan mendatangi rumah warga di semua desa yang ada di bawah naungan Puskesmas Pamarican, di mana saat ini ada 8 desa yang akan di kunjungi dan didata oleh petugas kami,” terang Tata, kepada HR Online, usai acara pelepasan.

Dalam pencatatan itu, petugas nantinya akan melakukan pengukuran darah dan pengisian form KS, pemasangan sticker, serta intervensi dengan PIN Kesga. Sedangkan, indikator dalam pendataan keluarga sehat ini terdiri dari 12 indikator.

“12 indikator itu meliputi program gizi, kesehatan ibu dan anak, keluarga mengikuti KB, Ibu bersalin di Faskes, bayi mendapat imunisasi lengkap, bayi diberi ASI eksklusif selama 6 bulan, pertumbuhan balita di pantau setiap bulan, penderita TB paru berobat secara standar, penderita hipertensi berobat teratur, dan gangguan jiwa berat tidak ditelantarkan,” papar Tata.

Sementara indikator prilaku kesehatan lingkungan meliputi, tidak ada anggota keluarga yang merokok, keluarga mempunyai akses terhadap air bersih, keluarga mempunyai akses atau menggunakan jamban sehat, dan sekeluarga menjadi anggotan JKN/Askes.

Tata menyebutkan bahwa, 12 indikator utama tersebut sebagai penanda status kesehatan sebuah keluarga menuju Indonesia sehat, yang merupakan prioritas pembangunan kesehatan. Setelah pendataan ini, nanti pihaknya akan bisa mengetahui sejauh mana keluhan masyarakat terhadap kesehatan, sehingga nanti bisa dicarikan solusinya.

Penerapan PIS-PK yang tengah dilakukan Puskesmas Pamarican, diharapkan masyarakat nantinya bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih tinggi dan bermutu. Menurut Tata, melalui progam PIS-PK ini berarti lebih mendekatkan lagi pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Insya Allah untuk pendataan PIS-PK di wilayah kerja kami akan selesai dalam waktu dua bulan ke depan,” pungkasnya. (Suherman/R3/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar