Warga Sukamaju Banjarsari Ciamis Gotong-royong Perbaiki Saluran

Warga Dusun Sukamaju, Desa Banjarsari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, bergotong-royong memperbaiki saluran drainase yang sudah lama mampet dan kerap menimbulkan banjir. Photo: Suherman/HR.

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Lebih dari 50 orang warga Dusun Sukamaju, Desa Banjarsari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, bergotong-royong memperbaiki saluran drainase yang sudah lama tersumbat dan kerap menimbulkan banjir hingga merendam pemukiman padat penduduk, Kamis (19/04/2018).

Omang, salah seorang warga, mengatakan, kegiatan gotong-royong ini sebagai bentuk kebersamaan warga dalam menyambut program pembangunan pemerintah yang saat ini mulai digelontorkan.

“Selaku warga kami harus ikut berpartisipasi dan mendukung program pemerintah. Apalagi dalam hal ini kami tengah merindukan pembangunan saluran drainase di lingkungan kami ini. Di mana saat hujan turun, lingkungan kami selalu kebanjiran. Mudah-mudahan program pembangunan seperti ini bisa terus berkelanjutan,” ungkap Omang, kepada HR Online, saat ditemui di lokasi kegiatan gotong-royong.

Sementara itu, Kepala Desa Banjarsari, Ropik Hikmayana, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan kegiatan pembangunan yang didanai dari anggaran Dana Desa (DD) tahap pertama.

“Dalam kegiatan ini kami terapkan program padat karya. Jadi, masyarakat bukan hanya bisa menikmati hasil pembangunannya, tapi tenaga kerja yang ikut andil juga akan mendapat upah. Program padat karya ini kami lakukan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Warga yang nganggur jadi bisa bekerja di sini,” terangnya.

Meski pembangunan perbaikan saluran drainase ini belum bisa menangani permasalahan banjir, namun menurut Ropik, hal ini setidaknya dapat sedikit meringankan beban warganya yang selalu kebanjiran.

“Kami saat ini masih punya PR besar untuk penanggulangan banjir di sini. Di mana sebenarnya saluran penyumbat terbesar itu ada di depan, tepatnya saluran drainase di jalur provinsi yang tidak mungkin kami kerjakan dengan anggaran dana desa. Salurannya itu sudah mampet total,” tukasnya. (Suherman/R3/HR-Online)

Loading...
Loading...