Wisata “Tonjong Golok” Butuh Perhatian Pemerintah Ciamis

Wisata “Tonjong Golok” di Dusun Batukurung, Desa Kawasen, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Foto: Istimewa

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Destinasi wisata alam “Tonjong Golok” yang berlokasi di Dusun Batukurung, Desa Kawasen, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang baru dibuka beberapa bulan ini sudah mulai dikenal dan didatangi wisatawan yang ingin berenang dan hunting swafoto.

Informasi yang berhasil dihimpun Koran HR, Rabu (04/04/2018), menyebutkan, destinasi wisata Tonjong Golok ini menyuguhkan wisata air terjun, pemandangan alam dan hutan yang rindang, lokasi bumi perkemahan serta banyak bebatuan besar indah yang cocok dijadikan spot berfoto.

Destinasi wisata “Tonjong Golok ini berada di kawasan Perum Perhutani dengan luas mencapai lebih dari tiga hektar. Di area tersebut terdapat lokasi khusus yang diberinama cadas genteng, batu tarung dan leuwi baluneng.

Cadas genteng merupakan sebuah hamparan tebing batu menjulang di sepanjang pinggiran Sungai Cibatukurung. Kemudian batu tarung, merupakan bongkahan batu berhadapan layaknya makhluk yang akan bertarung. Sedangkan leuwi baluneng, menjadi pusat berenang dengan kedalaman 2 hingga 5 meter atau untuk anak-anak dan dewasa.

Tatang Sulaeman, salah satu pengelola, ketika ditemui Koran HR, Rabu (04/0ditemui Koran HR, Rabu (04/04/2018), menjelaskan bahwa destinasi wisata “Tonjong Golok” dirintis sejak awal tahun 2018.

“Awalnya kami hanya iseng-iseng saja, membuka lahan ini atas ijin Perhutani secara lisan melalui Asper. Banyak terdapat destinasi alam yang indah dan layak untuk dijadikan tempat wisata. Dari situlah kami memosting beberapa kegiatan melalui akun media sosial. Alhamdulillah untuk wisatawan lokal sudah mulai berdatangan,” katanya.

Kepada Koran HR, Tatang mengungkapkan, nama “Tonjong Golok” terkait dengan sejarah masa lalu, dimana banyak kejadian warga yang kehilangan golok saat berada di kawasan tesebut.

Untuk pengembangan potensi wisata alam “Tonjong Golok”, Tatang berharap Pemerintah Kabupaten Ciamis memberikan bantuan program penataan. Selain itu, menyosialisasikan keberadaan “Tonjong Golok” kepada masyarakat luas. (Suherman/Koran HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar