Banjir di Pangandaran Surut, Petani Kembali Garap Sawah

Petani saat menanam padi setelah beberapa bulan sawahnya diterjang banjir. Foto: Entang SR/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Musibah banjir yang berkepanjangan menerjang areal persawahan di dua kecamatan di Pangandaran mulai mengalami surut. Kondisi itu membuat para petani lega lantaran sawahnya yang sudah lama tak tergarap sudah bisa kembali ditanami padi.

Sunarto, petani asal Kalipucang, mengatakan, dirinya sangat bahagia karena ia bisa kembali ke sawah untuk menggarap lahan yang sudah berbulan-bulan diterjang banjir. Kendati hujan yang akhir-akhir ini tidak turun, namun dirinya masih khawatir lantaran kondisi cuaca tidak menentu.

“Sawah di Blok Liposos dan di Ciganjeng hampir semuanya sudah bisa ditanami. Meski begitu, para petani masih was-was karena kondisi cuaca tidak menentu. Mudah-mudahan saja kali ini bisa panen,” katanya kepada Koran HR, Senin (07/05/2018).

Hal senada juga disampaikan Yadi, petani lainnya. Ia mengatakan, bahwa sebelumnya belum pernah menanam padi karena banjir masih menerjang sawahnya. Karena sebab para petani lainnya sudah menggarap sawah dan banjir sudah surut, ia memberanikan diri untuk menanam padi.

“Alhamdulillah semua areal sawah yang tadinya diterjang dan menjadi langganan banjir sekarang sudah surut dan bisa ditanami. Andai saja banjirnya tidak berkepanjangan seperti ini, saya yakin para petani akan semakin bahagia,” pungkasnya. (Ntang/Koran HR)

KOMENTAR ANDA